“Dan memastikan produk jadi yang sudah lulus quality control akan di bawa ke nasional hingga internasional. Termasuk tapis kita sudah berada di Airport Amsterdam,” Ucapnya.
Selain itu, ingin mengangkat tapis Al Qur’an akbar sebagai destinasi unggulan. Ini karena melibatkan pelaku UKM dan IKM di Pesawaran.
“Karena ini akan menyerap tenaga UKM sekitar 1000 orang. Kami akan sandingkan dengan program di Kementerian Pendidikan, Pariwisata, dan Kementerian Perdagangan,” Katanya.
Dendi menargetkan tapis Al Qur’an Akbar segera selesai. Selain itu, perusahan daerah (BUMD) sudah menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Pratama Intercipta selaku investor. Ini tak lain untuk membangun museum Tapis Al Qur’an Akbar.
“Yang pasti tahun ini kita targetkan selesaikan tapisnya, baru setelah itu kita berfikir terkait gedungnya. PT. Pratama Intercipta sudah MoU dengan Perusahan Daerah untuk membangun museum tapis Al quran akbar. Ada dua skema pembiayaan nantinya, baik dari pemerintah dan pihak investor,”ujarnya.
Dendi mengapresiasi Menteri Koperasi dan UKM mendukung pelaku usaha UKM yang ada di pesawaran. (rera)











