oleh

Janji Akan Nikahi, Setelah Tau Pacar Hamil 7 Bulan Pemuda Ini Malah Kabur

referensirakyat.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulangbawang menangkap seorang pemuda pelaku tindak pidana cabul terhadap anak dibawah umur.

Pelaku adalah Nanda Susilo (23), warga Kampung Kejadian, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.


Penangkapan pelaku bermula dari laporan orang tua korban R (15) warga Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Wido Dwi Arifiya Zaen mengatakan, aksi cabul tersebut, terjadi pada bulan Februari 2021, sekitar pukul 21.00 WIB, di sebuah rumah kontrakan di Tugu Kuning, Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang.

Saat itu, pelaku bersama temannya datang ke rumah kontrakan korban. Pelaku dan korban adalah sepasang kekasih.

BACA JUGA  Seorang Wanita Rela Dinikahi dengan Mahar 20 Lot Saham

Ketika itu, korban dan pelaku berbincang di ruang tamu. Namun setelah temannya pergi, pelaku langsung mengajak korban masuk ke dalam kamar di rumah kontrakan tersebut.

Di dalam kamar tersebut, pelaku merayu dan membujuk korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri.

“Awalnya korban menolak, tetapi setelah pelaku berjanji akan menikahi akhirnya korban mau mengikuti permintaan pelaku,” kata AKP Wido, Jumat 22 Oktober 2021.

Seiring berjalannya waktu, korban yang masih berstatus pelajar hamil. Bukannya tanggung jawab, ternyata pelaku yang juga masih pengangguran tersebut malah melarikan diri.

BACA JUGA  Rudakpaksa Keponakan Hingga Hamil, JPU 10 Tahun Penjara

Orangtua korban lalu melaporkan kejadian ini ke Mapolres Tulangbawang. Polisi lalu bergerak. Akhirnya aparat berhasil menangkap hari Rabu (20/10), sekira pukul 13.00 WIB, di Kampung Labuhan Batin, Kecamatan Way Serdang, tanpa perlawanan.

“Saat di interogasi petugas pelaku mengakui semua perbuatannya yang telah mencabuli korban hingga hamil,” ungkap Kasat Reskrim.

Pelaku saat ini di tahan di Mapolres Tulangbawang dan dikenakan Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Perlindungan Anak. Terancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (rera)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.