Tega! Tukang Urut Cabuli Anak Dibawah Umur

tukang urut cabuli anak dibawah umur

REFERENSIRAKYAT.CO.ID – Sungguh tega tukang urut ini, bukannya mengobati orang yang sakit, justru mencabuli anak dibawah umur.

Korban adalah DW (15) yang masih berstatus sebagai Pelajar SMP. Ia menjadi korban pencabulan salah satu tukang urut di Kota Bandar Lampung.

Korban yang merupakan warga Bumi Waras, Bandar Lampung ini harus merasakan rasa kesakitan trauma karena menjadi korban pencabulan.

Pelaku yang melakukan pencabulan itu berinisial KS (57), warga Sukabumi, Bandar Lampung.

Dalam melakukan aksinya, korban melakukannya dengan cara memasukkan tangannya ke alat kelamin korban selama 30 detik. Kejadian tersebut, terjadi pada hari Rabu, 23 Februari 2022 lalu, sekitar pukul 13.00 wib.

BACA JUGA  Geger! Warga Temukan Bayi di Tepi Jembatan

Mengetahui korban menjadi korban pencabulan, pihak Keluarga melaporkan kejadian itu ke Polsek Teluk Betung Selatan (Polsek TBS).

Dengan laporan tersebut, Tim Unit Opsnal Reskrim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku pada hari Senin, 11 Juli 2022 sekitar pukul 00.10 wib di kediamannya.

”Setelah kami amankan rumahnya sekitar 01.00 wib, pelaku langsung kami bawa ke Polsek TBS untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, “ucap Kapolsek TBS, Kompol Adit Priyanto saat melakukan Ekspos di Mapolsek TBS Pada hari Selasa 12 Juli 2022.

BACA JUGA  KSKP Bakauheni Lamsel, Kembali Gagalkan Penyelundupan Monyet

Kronologi Kejadian

Kompol Adit menceritakan, awalnya pelaku hanya diminta oleh ibu korban untuk memijit anaknya karena sering berkeringat di telapak tangan. Saat orangtua korban lengah, pelaku melakukan aksinya dengan memasukkan jari tangannya ke alat pada korban selama kurang lebih 30 detik hingga korban merasa trauma.

”Karena korban kesakitan, orangtua korban melaporkan hal itu ke Polisi dan kami berhasil mengamankan pelaku,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan yakni sehelai baju lengan pendek warna biru, sehelai Celana pendek warna biru, sehelai celana dalam warna hitam, sehelai bra warna merah putih dan sebuah koin logam warna emas (alat yang digunakan pelaku dalam melakukan ritual pijit sebelum melakukan pencabulan).

BACA JUGA  Setahun, Oknum Guru Cabuli 12 Muridnya

Atas perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan 15 tahun paling lama.

”Pelaku akan mendapatkan ancaman hukuman Pasal 82 ayat ( 1 ) UU Republik Indonesia No . 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak diancam dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” katanya.

Sementara, Pelaku KS mengaku melakukan pencabulan saat bertugas sebagai tukang pijat karena tidak sengaja alias khilaf.

“Saya khilaf melakukannya,” Singkat KS dalam pengakuannya. (Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *