“Dia (sang kakak, red) orangnya ramah, biasa-biasa saja orangnya. Tidak ada yang aneh,” ucapnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, Densus 88 menggeledah terduga teroris sekitar 5 orang petugas kepolisian.
Setelah melakukan penggeledahan selama setengah jam, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, satu unit laptop dan sebuah sim card ponsel.
“Mereka juga meminta saya juga untuk tanda tangan surat keterangan barang-barang apa saja yang polisi ambil. Katanya sih mau minjam sebentar, nanti mereka mengembalikan lagi,” katanya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, membenarkan adanya kegiatan yang Tim Densus 88 Antiteror.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyelidakan terhadap sebuah kasus terorisme.
“Memang benar adanya kegiatan di Lampung. Sementara, hanya itu yang bisa saya sampaikan. Untuk sementara ini, hal tersebut masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (rera)











