Ini Dampak Sering Makan Roti Tiap Hari

dampak makan roti setiap hari

REFERENSIRAKYAT.CO.ID – Makan roti memang cukup enak. Namun, jangan terlalu sering mengkonsumsinya. Sebab ada dampak yang akan terjadi.

Roti adalah salah satu makanan yang termasuk dalam kategori makanan Barat. Bahan utama dari makanan Roti yakni Gandum.

Cara pengolahan makanan roti ada berbagai macam. Seperti dibakar, digoreng ataupun bisa juga dimakan langsung dengan isian tertentu.

Akan tetapi, selama bertahun-tahun, banyak orang yang memakan roti dalam proses program diet. Sebab, roti rendah karbohidrat dan bebas gluten.

Ada beberapa dampak yang akan terjadi jika sering mengkonsumsi roti secara terus menerus, diantaranya :

1. Bisa Meningkatkan Gula Darah

Apabila memiliki masalah pada gula darah, sebaiknya tidak disarankan untuk mengonsumsi roti (putih) setiap hari.

BACA JUGA  Intip Resep Simple Pembuatan Bolu Kukus Strawberry Tanpa Mixer Yukk

Bahkan, Karbohidrat sederhana dengan dosis tinggi dalam biji-bijian olahan dapat diserap ke dalam aliran darah yang jauh lebih cepat daripada karbohidrat kompleks dalam gandum utuh.

Hal ini yang menyebabkan peningkatan gula darah dengan cepat. Menurut Harvard Health, lonjakan gula darah yang kuat dari makan makanan glikemik tinggi, dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kelebihan berat badan.

2. Menambah Berat Badan

Dalam mengonsumsi roti, harus dengan batas yang sangat wajar dan tidak berlebihan. Sebab, karbohidrat sederhana terkenal karena tak membuat kenyang.

BACA JUGA  Cara Merawat Rambut Agar Tetap Indah dan Tidak Rusak Akibat Udara

Jadi, terlalu mudah untuk mengurangi beberapa potong dan tetap mengisinya dengan makanan lengkap sesudahnya. Seiring waktu, berlebihan pada jenis roti apa pun bisa menyebabkan penambahan berat badan.

Akan tetapi, penting untuk diingat bahwa satu makanan biasanya bukan penyebab kenaikan berat badan.

“Penambahan berat badan tak hanya dihasilkan dari makan roti putih. Penambahan berat badan adalah hasil dari makan lebih banyak kalori daripada yang digunakan tubuh untuk energi,” ungkap ahli diet Kris Sollid, RDN, Direktur Senior Komunikasi Nutrisi di Dewan Informasi Makanan Internasional (IFIC).

BACA JUGA  PPKM Mikro Diperpanjang di Luar Jawa dan Perketat untuk 43 Kabupaten/Kota

3. Bisa Membahayakan Mikrobioma

Apabila roti putih berserat rendah, secara konsisten mengesampingkan gandum utuh dalam makanan. Hal itu mungkin menimbulkan masalah bagi mikrobioma alias koloni bakteri di usus manusia.

Hasil dari Penelitian mengungkap bahwa diet rendah biji-bijian dikaitkan dengan ketidakseimbangan dalam mikrobioma. Ketidakseimbangan ini telah dikaitkan dengan sindrom iritasi usus besar dan penyakit radang usus.

Di sisi lain, penelitian lain menunjukkan bahwa memilih roti gandum, yang kaya akan serat prebiotik yang memberi makan mikrobioma sehat, memiliki efek positif pada bakteri usus.

Demikian dampak dari makan roti setiap hari. (rera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *