Lamsel  

Tim Banggar DPRD Lamsel Minta TAPD Pelajari Turunnya Belanja Modal TA 2020

 

Referensirakyat.co.id – Tim Badan Anggaran (Banggar), meminta TAPD untuk mempelajari turunnya belanja modal Tahun Anggaran (TA) 2020.

Hal tersebut, diungkapkan Tim Banggar DPRD Lamsel, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat menggelar rapat tentang pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2022. yang dipusatkan di Aula rumah Dinas Ketua DPRD setempat, Senin 8 November 2021.

Rapat tersebut, dipimpin Ketua Badan Anggaran DPRD Lampung Selatan, H Hendry Rosyadi didampingi tiga orang wakilnya yakni Agus Sartono, Agus Susanto dan Waris Basuki yang dihadiri Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

BACA JUGA  Sekretaris Daerah Lampung Selatan Sampaikan Ranperda Tentang Pajak Dan Retribusi Daerah

Menurut salah seorang anggota Badan Anggaran (DPRD) Lampung Selatan, Sesuai dengan Tema Pembangunan Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022 Adalah Peningkatan Kualitas Pembangunan Infrastruktur Untuk Pengembangan Potensi Wilayah dan Peningkatan Kualitas SDM.

“Jika kita merujuk dengan tema tersebut, artinya anggaran belanja modal kita harus di tingkatkan supaya pembangunan bisa optimal. Karena Pembangunan tahun 2022, salah satu prioritas pembangunan adalah pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi perekonomian Lampung Selatan di era pandemi sangat kontraksi, sehingga arah kebijakan belanja dan strategi tahun 2022 perlu di tekankan.

BACA JUGA  Ketua DPRD Lamsel Reses di Dua Kecamatan

“Dengan begitu dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif, kedua, pengembangan sektor pariwisata sebagai pemicu atau trigger aktivitas sektor Riil seperti usaha mikro, dan industri kecil, menengah sektor informal, dan subsektor ekonomi kreatif. Namun bagaimana itu bisa terwujud jika angka anggaran belanja modal untuk tahun 2022 ini angkanya saja menurun sebesar 20,56 persen jika bandingkan dengan belanja modal tahun 2021,” kata praktisi hukum itu.

BACA JUGA  Komisi III DPRD Lamsel Tinjau Jembatan Way Legundi

Dijelaskan, anggaran belanja modal di tahun 2021 sebesar Rp.276.124.905.938,00, sedangkan untuk belanja modal tahun 2022 di proyeksikan sebesar Rp. 219.349.772,000.

“Dengan penurunan belanja modal kita di tahun 2022 ini apa mampu kita mewujudkan tema tersebut, sedangkan pembangunan tahun 2022, salah satu prioritas dan pembangunan adalah pemulihan ekonomi, oleh karena itu kami minta TAPD untuk mempelajari kembali terkait turunnya anggaran belanja modal,” pungkasnya. (Kuh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *