Habibie Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

referensirakyat.co.id – Habibie Yamani (36) hanya bisa tertunduk lesu saat petugas menggiringnya ke Aula Mapolres, Kamis (7/1).

Beberapa luka yang sudah mengering juga tampak di sekujur tubuh lantaran Habibie di amuk masa. Yakni usai kedapatan mencuri sebuah tas yang tersimpan di dalam mobil.

Wakapolsek Tanjungkarang Barat, AKP Hasanuddin menjelaskan, warga jl. MS Batubara, Kupangteba, Telukbetung Utara tersebut, di tangkap setelah melakukan tindak kejahatan. Yakni di gg. Damai, jl. Pagar Alam, Segalamider, Tanjungkarang Barat, pada Selasa (5/1) pagi.

BACA JUGA  Curi Motor Usai Duplikat Kunci, Jual Melalui Facebook

“Saat itu korban sedang memarkirkan mobilnya di depan warung sembako untuk berbelanja. Kebetulan saat itu pintu mobil tidak dikunci,” jelasnya, Kamis (7/1).

Pelaku yang melihat ada kesempatan pun tidak menyia-nyiakan hal tersebut. Habibie yang memang sedang berkeliling dengan menggunakan sepeda tanpa plat nomor tersebut, langsung berhenti di sebelah mobil dan menggasak tas milik korban yang tersimpan di dalam mobil.

“Tas itu tersimpan di bagian depan, di antara jok mobil atau bagian rem tangan. Tas tersebut berisikan 2 unit ponsel masing-masing merk Oppo Cloud warna coklat dan Redmi Note 9 Pro warna hijau,” terangnya.

BACA JUGA  Polresta Amankan ART Pencuri Barang Majikan

Masih kata dia, usai menggasak tas tangan milik korban, Habibie pun langsung kabur. Beruntung, kejadian tersebut warga mengetahuinya. Dan langsung berusaha untuk menyergapnya. Habibie pun segera di amankan berikut barang bukti.

“Atas tindakannya ini, tersangka menjeratnya dengan pasal 362 KHUPidana. Yakni tentang pencurian dan ancaman hukuman maksimal 5 tahun,” tandasnya.

BACA JUGA  Adi Erlansyah Ikuti Fit And Proper Test di PDI Perjuangan Lampung

Sementara itu, Habibie sendiri mengaku tidak memiliki pekerjaan dan terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan. “Ini kali pertama saya mencuri, cuma buat makan,” katanya.

Dia juga mengaku memang keluar dari rumah dan langsung menuju ke lokasi untuk berkeliling. “Dari rumah memang awalnya niat ke arah (lokasi kejadian, red) sana. Terus lihat mobil itu parkir dan pintu mobilnya kebuka. Langsung timbul niat untuk ngambil tas itu,” tandasnya. (Rera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *