Wakil Ketua DPRD Lampung Dorong Pertumbuhan UMKM di Desa 3T

LAMPUNG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Naldi Rinara, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung fokus pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) yang berada di Provinsi Lampung. (8/12/2024)

Menurutnya, langkah ini dapat menjadi solusi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di desa 3T liwat pemberdayaan UMKM, katanya.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah, termasuk di Provinsi Lampung. Potensi besar di sektor ini harus dimanfaatkan dengan strategi yang tepat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di desa 3T,” ungkap Naldi.

BACA JUGA  Gubernur Mirza Perkuat Implementasi Digitalisasi Keuangan Daerah secara Terintegrasi dan Memaksimalkan Upaya Meraih Prestasi dalam Ajang Championship TP2DD Tahun 2026

Naldi menegaskan, pentingnya kemudahan akses modal bagi UMKM. Ia mengusulkan agar pemerintah daerah menyediakan skema pinjaman bersubsidi atau bantuan modal usaha dengan bunga rendah untuk mendukung pengembangan UMKM di desa 3T.

“Tanpa dukungan modal yang memadai, sulit bagi UMKM untuk tumbuh. Pemerintah perlu hadir dengan kebijakan yang mendukung keberlanjutan UMKM, khususnya bagi UMKM di desa 3T,” tegasnya.

Naldi menggarisbawahi, infrastruktur yang memadai juga penting untuk mendukung UMKM di Desa 3T. Khususnya aksesibilitas jalan yang mempengaruhi distribusi produk.

Ia juga menegaskan isu-isu terkait pengembangan UMKM akan terus dia bawa dalam diskusi di DPRD untuk memastikan dukungan yang memadai terhadap pertumbuhan ekonomi di desa 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

BACA JUGA  Strategi Pengelolaan Kawasan Hutan Lampung Diperkuat untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Sektor UMKM di desa 3T yang berada di Provinsi Lampung dinilai memiliki potensi besar. Banyak produk lokal yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi.

Tetapi, Naldi juga mengingatkan bahwa pelaku usaha tidak boleh terpaku pada metode lama. Inovasi dalam produk, pemasaran, hingga pengemasan adalah langkah yang harus diambil untuk mengikuti perkembangan zaman.

Menurut Naldi, pemerintah Provinsi perlu bekerja sama dengan lembaga pendidikan dan komunitas bisnis untuk memberikan pelatihan intensif kepada pelaku UMKM yang berada di desa 3T, mulai dari manajemen keuangan, branding, hingga strategi pemasaran.

BACA JUGA  Siti Rahma Ketua Komisi II DPRD Lampung Minta Pemakaian Anggaran Tepat Sasaran

“Pendampingan yang berkelanjutan adalah kunci agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang,” ujarnya.

Politisi Partai Nasdem tersebut, berharap dengan dukungan yang serius dari pemerintah Provinsi dan sinergi yang baik antara semua pihak, UMKM di desa 3T Provinsi Lampung akan mengalami pertumbuhan signifikan yang berdampak pada peningkatan pembangunan ekonomi yang merata di Provinsi Lampung dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat, tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *