Lamsel  

Ketua Komisi I DPRD Lamsel Dwi Riyanto Kenalkan Perda No:3 Tahun 2020

  • Ketua Komisi I DPRD Lamsel Dwi Riyanto Kenalkan Perda No:3 Tahun 202

Referensirakyat.co.id–Ditahun Politik Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lampung Selatan, dari Fraksi Gerindra mengajak masyarakat menjaga ketentraman dan ketertiban umum.

Hal tersebut disampaikan Dwi Riyanto Legeslatif Dapil 6 pada kegiatan Sosialiasasi Peraraturan Daerah (Sosper) Nomor: 3 tahun 2020 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Kegiatan yang dipusatkan Dusun Girijaya Desa Triharjo Kecamatan Merbau Mataram itu dihadiri sejumlah perangkat desa,tokoh Agama, tokoh Masyarakat,tokoh Pemuda dan ratusan peserta undangan. Senin (29/1/2024)

BACA JUGA  Bupati Lampung Selatan Bersama Menteri ATR/BPN RI Serahkan 353 Sertifikat Huntap Tahap II

Dalam kesempatan tersebut masyarakat diberikan pemahaman tentang bagaimana mengimplementasikan peraturan daerah tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat terlebih di tahun politik saat ini.

“Saya berharap dengan pengenalan Perda ini masyarakat bisa menyimak dan bisa membawa pulang ilmu dan membagikan kepada masyarakat lain tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.”pinta Dewan Gerindra yang berjuluk Konco Yasinan itu.

BACA JUGA  Derri Kesuma Gelar Reses dan Pelatihan Wirausaha untuk Masyarakat Lampung Selatan

Menurut Legeslatif Dapil 6 yang meliputi Kecamatan Tanjung Bintang,Tanjung Sari dan Merbau Mataram itu, tujuan dari perda tersebut memang tak lain agar masyarakat mengerti tentang tata menjaga Ketentraman dan Ketertiban Umum.

“Ini agar masyarakat tahu betul tujuan payung hukum dan dasar hukumnya yang tercantum dalam perda Nomor: 3 tahun 2020.”ujarnya.

BACA JUGA  Ketua DPRD Lamsel Bacakan Teks Proklamasi di HUT Ke-79 RI

Salain itu, Sosper ini juga bertujuan guna menjelaskan produk hukum tentang peran serta masyarakat untuk mengenali tata tertib tempat Hiburan dan keramaian.

“Beda halnya dengan Reses, yang tujuannya untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pembangunan desa yang menggunakan anggaran pemerintah daerah.”pungkas anak buah Prabowo Subianto itu.” (Dem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *