REFERENSIRAKYAT.CO.ID – Seorang pejabat publik, semestinya memberikan pemahaman kepada masyarakat. Terkait kondisi yang terjadi di pemerintahan. Salah satunya melalui media massa.
Namun, yang terjadi di Lampung Selatan (Lamsel). Seorang pejabat publik, Plt.Kadis PUPR Lamsel, Drs. Hasbie Aska, ST enggan memberikan keterangan kepada wartawan. Bahkan, ia seolah menghindar untuk bertemu.
Padahal, beberapa media yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan (KJHLS). Ingin menanyakan kondisi jalan yang ada di wilayah jatiagung Lamsel rusak parah.
Akan tetapi, tampaknya, Plt.Kadis PUPR Lamsel, Drs. Hasbie Aska, ST tidak ingin memberikan penjelasan mengenai kondisi jalan yang rusak parah.
Saat wartawan ini ingin mengkonfirmasi masalah tersebut, sekitar pukul 11.00WIB, Rabu 6 Oktober 2021. Drs. Hasbie Aska, ST. Menghindar saat hendak ditemui sejumlah awak media.
Parahnya lagi, ia “kabur” lewat pintu belakang ruang kerjanya untuk menghindari wartawan.
Padahal, sejumlah wartawan yang sebagian besar tergabung dalam KJHLS. Sudah meminta waktu hanya 5 menit untuk menemuinya melalui Agung, personel Sat Pol PP yang berjaga di depan di ruang kerjanya. Dan salah seorang staf wanita.
“Tolong sampaikan pada bapak, kami butuh hanya 5 menit saja untuk bertemu,” pinta Rahman, Penasehat KJHLS.
Namun, harapan tinggal harapan. Setelah hampir setengah jam menunggu di ruang tunggu. Ternyata, tanpa di sangka-sangka, Hasbie justru pergi meninggalkan kantor.
Plt.Kadis PUPR Lamsel itu pergi melalui pintu belakang ruang kerjanya. Staf Hasbie memang sempat beralasan Kepala Dinas ada Pertemuan dengan salah satu forkopimda di kabupaten itu.
“Bapak buru-buru, 5 menit lagi di tunggu,” ujar salah seorang staf di kantor PUPR Lamsel itu.
Dua Kali Menghindar
Hal serupa kembali terjadi sekitar pukul 15.02 wib. Ketika sejumlah wartawan sebelumnya kembali ingin menemui Hasbie. Anggota Sat Pol PP yang berjaga di depan ruang kerjanya, justru memberikan jawaban “nyeleneh”.
“Bapak sedang tidur. Beliau kelelahan. Jadi tidak bisa di ganggu,”katanya.
Merasa kecewa dengan sikap Plt. Kadis PUPR Lamsel yang baru satu bulan lebih menjabat ini. Akhirnya sejumlah awak media yang dari siang harinya ingin menemuinya. Akhirnya meninggalkan kantor tersebut.
Sementara, Hendra Gunawan, anggota KJHLS yang juga ikut untuk menemui Hasbie, merasa sangat kecewa. Menurutnya, tidak sepatutnya seorang pejabat pemerintah yang notabenenya pelayan publik menunjukkan sikap “alergi” terhadap wartawan.
“Sepengalaman saya, cuma ini (Hasbie,red) yang alergi dengan wartawan. Pejabat yang lainnya tidak. Bahkan Bupati saja sangat-sangat terbuka dengan media,”ungkap Hendra.
Hendra yang juga Owner Media Online infoberita.com ini juga berharap Hasbie, dapat merubah sikap nya tersebut. Terlebih, media merupakan mitra Pemkab Lamsel dalam pembangunan.
“Semestinya Plt.Kadis itu memberikan informasi yang jelas kepada media. Ini semata-mata sebagai pelayanan publik. Biar masyarakat tahu penyebab jalan itu rusak dan memberikan solusi kepada masyarakat,” Pungkasnya. (rera)








