Lamsel  

DPRD Soroti Ketimpangan Sekolah, SMP IT PGRI Merbau Maratam Jadi Contoh

SMP IT PGRI Merbau Mataram menjadi contoh kekurangan siswa dan sarpras sebagai sorotan ketimpangan sekolah oleh DPRD Lamsel.

ReferensiRakyat.CO.ID – Komisi IV DPRD Lamsel merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pemetaan distribusi siswa serta sarana dan prasarana pendidikan di seluruh wilayah.

Rekomendasi ini muncul setelah DPRD Lampung Selatan menemukan adanya ketimpangan sekolah mulai dari jumlah siswa antar sekolah dan ketidaksesuaian fasilitas penunjang belajar.

Hal itu ditemukan saat Komisi IV melakukan kunjungan kerja di SMP IT PGRI Merbau Mataram pada Jumat, 7 November 2025.

Ketua Komisi IV DPRD Lampung Selatan, Taman menegaskan pemetaan sangat penting untuk memastikan setiap sekolah mendapatkan dukungan yang proporsional, baik dari sisi jumlah siswa maupun fasilitas.

BACA JUGA  Perkuat Kelembagaan, MUI Lampung Selatan Audiensi ke Bupati Egi Jelang Rakerda

“Kami tidak ingin ada sekolah yang kekurangan siswa hanya karena persoalan jarak atau kurangnya sarana penunjang. Pemerataan akses pendidikan harus menjadi prioritas,”ujar Taman.

Sementara itu, Kepala SMP IT PGRI Merbau Mataram, Mukhlisin mengungkapkan bahwa saat ini sekolah yang dipimpinnya masih menghadapi tantangan dalam hal jumlah peserta didik dan ketersediaan fasilitas belajar.

BACA JUGA  Sekwan Lamsel Terima Kunjungan Komisi III dan IV DPRD Pringsewu, Bahas Galian C dan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Ia mengaku masih berupaya menarik minat Masyarakat agar anak-anak mereka mau bersekolah di SMP IT PGRI Merbau Mataram.

Akan tetapi tantangan yang cukup besar karena sebagian orang tua memilih anaknya bersekolah di pusat kecamatan karena dianggap memiliki fasilitas yang lebih lengkap.