Tangis Haru Iringi Keberangkatan 47 Calon Haji Lampung Utara Menuju Tanah Suci

Pemkab Lampung Utara saat akan melepas Calon Jamaah Haji
Pemkab Lampung Utara saat akan melepas Calon Jamaah Haji

referensirakyat.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara secara resmi melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kloter 2 sebanyak 47 orang pada tahun 2025 dalam sebuah prosesi yang berlangsung penuh kekhidmatan di Lapangan Stadion Sukung, Kotabumi, Minggu (25/5).

Acara pelepasan ini menjadi momen haru sekaligus sakral, mengingat ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap Muslim. Para jemaah terlihat mengenakan pakaian ihram serba putih, dengan wajah penuh harap dan doa, siap menunaikan ibadah suci ke Tanah Haram.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, yang berhalangan hadir secara langsung, diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Mankodri, M.M. Ia membacakan sambutan tertulis Bupati, yang menekankan pentingnya makna spiritual dari perjalanan haji sebagai panggilan suci dari Allah SWT.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Lampung Utara, kami mengucapkan rasa syukur dan bangga atas keberangkatan para jemaah. Semoga seluruh proses ibadah dapat berjalan lancar, diterima sebagai amal ibadah yang mabrur, dan para jemaah kembali dalam keadaan sehat serta selamat,” ujar Mankodri saat membacakan sambutan.

BACA JUGA  Ustaz Das’ad Latif Beri Ceramah yang Menyentuh Hati
Pemkab Lampung Utara Lepas Calon Jamaah Haji
Pemkab Lampung Utara Lepas Calon Jamaah Haji

Lebih lanjut, Mankodri mengingatkan bahwa kehadiran para jemaah di Tanah Suci tidak hanya membawa nama pribadi, namun juga mencerminkan daerah asal. Ia berharap para jemaah dapat menjaga akhlak, kebersamaan, serta menjadi teladan dalam beribadah dan berperilaku.

Turut memberikan arahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Drs. H. Totong Sunardi, M.M., yang menekankan aspek fisik dan mental dalam pelaksanaan ibadah haji. Ia berpesan agar para jemaah menjaga kondisi tubuh, niat, serta kekompakan selama menjalankan rangkaian ibadah.

“Haji adalah ibadah yang memerlukan kesiapan fisik dan keteguhan hati. Saya harap seluruh jemaah menjaga kebersamaan, mematuhi jadwal serta arahan petugas, dan tetap mengutamakan ibadah di setiap waktu. Jadilah duta daerah yang membawa citra positif dan penuh keteladanan,” ujar Totong dalam sambutannya.

BACA JUGA  Adi Erlansyah Mengambil Formulir Calon Bupati di NasDem Pringsewu

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pejabat struktural di lingkungan Pemkab Lampung Utara. Hadir antara lain H. Basirun Ali, S.H., M.H. (Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM), Kompol Firmansyah, S.H., M.H. (Kabag Ops Polres Lampung Utara mewakili Kapolres).

Selanjutnya, Letda Armed M.A. Pulungan (mewakili Dandim 0412/LU), Khairul Anwar, S.E., M.M. (Kasat Pol PP), Anom Sauni, S.H., M.M. (Kadis Perhubungan), dr. Hj. Maya Natalia Manan, M.Kes. (Kadis Kesehatan), Imam Hanafi, S.Pd.I., M.Pd.I. (Kadis Kepemudaan dan Olahraga), serta H. Feryza Agung, S.Sos., M.M. (Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag Lampura).

Calon Jamaah Haji Lampung Utara saat akan berangkat ke tanah suci
Calon Jamaah Haji Lampung Utara saat akan berangkat ke tanah suci

Setelah prosesi seremonial dan doa bersama, para jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Rajabasa, Provinsi Lampung, dengan menggunakan armada bus yang telah disiapkan. Seluruh proses pemberangkatan dipastikan berjalan lancar dan tertib, berkat koordinasi lintas instansi dan dukungan penuh dari petugas pendamping.

BACA JUGA  Ini Capaian Pembangunan Bidang Kepegawaian Pemorov Lampung

Pendampingan langsung diberikan oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Lampung Utara, H. Feryza Agung, S.Sos., M.M., yang memastikan kenyamanan, keamanan, serta kelancaran para jemaah sejak dari titik awal hingga ke asrama haji. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap para jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Selain menjadi ibadah pribadi, haji juga diharapkan membawa berkah dan semangat baru bagi kemajuan daerah serta mempererat persaudaraan antarwarga.

“Semoga para jemaah kita menjadi haji yang mabrur dan mampu menularkan nilai-nilai kebaikan dan keteladanan di tengah masyarakat saat kembali nanti,” pungkas Mankodri. (*)