HOT  

Profil Mawar de Jongh Aktris Cantik Asal Indonesia Blasteran Belanda

Referensirakyat.co.id – Mawar Eva de Jongh adalah pemeran dan penyanyi Indonesia. Ia mulai dikenal luas berkat perannya dalam film Bumi Manusia.

Kelahiran: 26 September 2001 (usia 22 tahun), Haarlem, Belanda. Saudara kandung: Budi Floris De-Jongh.

Orang tua: Bastian de Jongh Ginting, Hartawati Gurusinga. Nominasi: AMI Award untuk Artis Solo Wanita Pop, Terbaik, LAINNYA.

Tinggi: 1,69 m. Mawar Eva de Jongh menganut agama Kristen. Dia lahir dari keluarga blasteran Belanda dan Batak.

Bryan Domani dan Mawar de Jongh diketahui sudah 4 tahun pacaran.

Mawar lahir dengan nama Mawar Eva de Jongh pada 26 September 2001 di Amsterdam, Belanda. Ia merupakan anak kedua dari dua bersaudara pasangan Bastian Olivier de Jongh dan Hartawati Gurusinga.

Ayahnya berasal dari Belanda, sementara ibunya asal Karo. Pada usia 3 tahun, orang tuanya berpisah, yang membuat Mawar dan kakaknya ikut dengan ibunya ke kampung halaman sang ibu di Medan, Sumatera Utara.

Mawar merupakan alumni dari Sekolah Menengah Pertama Methodist-1, Medan, Sumatera Utara. Setelah memulai karier di Jakarta, ia meneruskan pendidikan menengah atas di SMA Swasta Toga Terang, Bekasi, Jawa Barat.

Saat TK, Mawar pernah menjadi juara dalam ajang model. Pada tahun 2007, Mawar juga pernah tampil di serial FTV Dongeng untuk episode “Putri Tidur & 3 Peri” dan “Gadis Cantik & Buku Ajaib”.

Mawar menyandang gelar juara dalam ajang Cardinal Aworld 2015 dan menyandang juara 2 dalam Puteri Pariwisata Tanah Karo tahun 2015. Karier profesionalnya dimulai ketika ia memenangkan ajang Miss Celebrity Indonesia yang disiarkan SCTV.

Berkat kemenangan tersebut, ia mulai mendapat berbagai tawaran FTV serta bermain dalam film garapan Screenplay Films seperti Promise dan London Love Story 2. Mawar membintangi tiga sinetron sepanjang tahun 2016, Elif Indonesia, Haji Belajar Ngaji, dan Super Puber.

Tahun selanjutnya, Mawar juga bermain sebagai Rumi dalam sinetron Pesantren & Rock n’ Roll: Reborn. Pada tahun 2018, ia mendapat peran ganda dalam sinetron Dia yang Tak Terlihat.

Mawar juga mendapat peran utama layar lebar pertamanya dalam film Tumbal: The Ritual dan Serendipity. Film Tumbal: The Ritual merupakan film horor pertamanya.

Mawar memulai debutnya sebagai penyanyi dengan berkolaborasi bersama Julian Jacob untuk lagu berjudul “Heartbeat” pada akhir tahun 2018. Saat itu pula ia menandatangani kontrak dengan label Trinity Optima Production

Mawar mendapat pengakuan luas pada tahun 2019 atas perannya sebagai Annelies Mellema dalam film adaptasi novel Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia. Sebulan setelah perilisan film tersebut, ia mengeluarkan singel dengan nama panggung Mawar de Jongh saja berjudul “Lebih Dari Egoku”.

Singel tersebut berhasil menempati peringkat dua tangga lagu Billboard Indonesia Top 100. “Lebih Dari Egoku” juga mendapat nominasi Karya Produksi Terbaik-Terbaik serta Mawar dinominasikan sebagai Artis Solo Wanita Pop Terbaik pada Anugerah Musik Indonesia 2020.

Ia kemudian membintangi film Sin dengan lawan main Bryan Domani. Pada tahun selanjutnya, Mawar membintangi film #TemanTapiMenikah2, berperan sebagai Ayudia Bing Slamet yang dalam film sebelumnya diperankan oleh Vanesha Prescilla.

Perannya di film tersebut kembali mendapat respon positif serta membuat ia dinominasikan sebagai Aktris Utama Terpilih untuk Piala Maya 2020 dan Pemeran Utama Wanita Terpuji untuk Festival Film Bandung 2020. Ia juga mendapatkan nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik dan Terfavorit serta Pemeran Pasangan Terbaik dan Terfavorit bersama Adipati Dolken pada Indonesian Movie Actors Awards 2021.

Mawar kembali merilis singel berjudul “Sedang Sayang Sayangnya” dan kembali memuncak ke peringkat tiga tangga lagu Billboard Indonesia Top 100. Pertangahan tahun, Mawar membintangi seri web Vidio berjudul Loncat Kelas, dengan lawan main Fatih Unru.

Sepanjang tahun 2020, ia merilis dua singel buat-ulang, “Ruang Rindu” milik Letto dan “Tanya Hati” milik Pasto. Pada tahun 2021, Mawar merilis singel pop balada berjudul “Mesin Waktu”.

Ia kemudian merilis singel ketujuhnya, “Pernah Salah” ciptaan Alam Urbach. Mawar mengatakan, salah satu kesulitan lagu ini adalah banyaknya nada tinggi. Ia kemudian menyanyikan singel “Rumah yang Baru” bersama Adikara Fardy yang termasuk dalam jalur suara seri buku Rapijali karya Dee Lestari.

Mawar dipilih oleh Dee karena banyak pembaca Rapijali yang berpendapat bahwa ia memiliki suara dan fisik yang selama ini dibayangkan untuk tokoh Ping. Lagu ini sendiri menceritakan Ping yang datang dari desa ke kota yang kemudian merasakan kangen rumah, terisolasi, dan terasing.

Pada tahun 2022, Mawar memerankan versi dewasa dari tokoh Ika dalam film Miracle in Cell No. 7. Kemudian, di tahun 2023, Mawar berakting dalam sejumlah film, seperti film Garin Nugroho yang berjudul Puisi Cinta yang Membunuh, salah satu film Jagat Sinema Bumilangit yang diberi judul Virgo and the Sparklings,serta biopik Buya Hamka karya Fajar Bustomi.

Demikian profil ini.

Semoga menginspirasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *