Pj. Gubernur Lampung Ikuti Arahan Presiden di Ibu Kota Nusantara

Penjabat Gubernur Lampung Samsudin menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Gubernur dan Pj Gubernur Se-Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

ReferensiRakyat.CO.ID – Pj. Gubernur Lampung, Samsudin menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Gubernur/Pj Gubernur Se-Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Kegiatan ini dilaksanakan di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Presiden Jokowi memberikan arahan kepada 517 Kepala Daerah, baik Gubernur/Pj Gubernur maupun Bupati dan Walikota yang hadir.

Sementara itu, menurut Mendagri Tito Karnavian, masih ada sekitar 35 Kepala Daerah yang berhalangan hadir, baik karena sakit dan alasan lainnya.

Presiden Jokowi dalam arahannya mengedukasi para Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk membangun kota yang ramah lingkungan di wilayah kerja masing-masing.

BACA JUGA  Wakil Gubernur Lampung Resmi Tutup Lampung Fair Tahun 2022

“Saya ingin menyampaikan bahwa IKN ini contoh utama kota masa depan yang dibangun dengan rencana dan konsep yang matang, konsepnya jadi Kota Hutan bukan kota beton, saya kira di semua Provinsi Kabupaten dan kota bisa merencanakan dan konsep kotanya itu ingin dijadikan kota apa,” tutur Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menjelaskan bahwa Istana Negara yang berada di Jakarta dan Bogor merupakan istana bekas peninggalan Kolonial Belanda yang telah dihuni selama 79 tahun semenjak kemerdekaan.

BACA JUGA  Gubernur Lampung Ajak Kabupaten/Kota Didorong Aktif Membina Petani Hutan

“Dengan dibangunnya IKN ini kita ingin tunjukan bahwa kita punya kemampuan untuk juga membangun Ibu Kota sesuai dengan keinginan kita sesuai dengan desain kita,” imbuhnya.

Pada kesempatan serupa, Jokowi turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota karena laju inflasi Indonesia ada pada posisi yang sangat baik, jika dibandingkan dengan negara-negara lain yakni mencapai angka 2,13%.

“Mohon dijaga, dengan cara segera merealisasikan APBD-nya secepat-cepatnya karena sampai saat ini realisasi belanja di Kabupaten/Kota masih di angka 31% kecil sekali, Provinsi masih 41%, tolong dicek lagi, dilihat lagi, didorong segera realisasikan agar uang yang ada di APBD ini segera beredar di masyarakat,” ungkap Jokowi dalam arahannya.

BACA JUGA  Wakil Ketua Komisi I Hadiri KoPI Discussion

Terakhir, Jokowi juga meminta supaya anggaran Pilkada serentak 2024 segera dirampungkan, karena ini berkaitan dengan keamanan dan ketertiban pada kegiatan pilkada itu sendiri.

“Harus segera selesai. Kita belum pernah memiliki pengalaman untuk melaksanakan Pilkada serentak. Kalau dulu nggak serentak keamanan bisa dibantu dari Kabupaten lain dari Provinsi lain dari daerah lain. Sekarang semua serentak, sehingga betul-betul harus dibicarakan,” pungkas Presiden Jokowi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *