oleh

Bocah 12 Tahun Tewas Dibunuh

Sehari-hari, PA juga sering terlihat bermain dengan anak-anak. Namun, AM, kakak tiri korban memang kerap mengunci diri di rumah dan jarang bergaul dengan anak-anak lainnya.

”Kalau dia (korban, red) masih sering kelihatan main sama anak-anak di sini. Tapi kalau kakaknya, memang jarang kelihatan. Di rumah terus,“ tambahnya.


Ia menambahkan, sebelum peristiwa tersebut, dirinya sempat mendengar suara teriak korban seperti meminta tolong.

“Saya dengar suara teriakan minta tolong. Sekitar habis subuh, mungkin sekitar jam 05.00WIB. Saya sempet kaget juga waktu dengar suara teriakannya,” katanya.

BACA JUGA  Wakil Bupati Lamteng Laksanakan Eksekusi Pelanggaran Prokes

Setelah mendengar suara teriakan tersebut, orangtua korban juga langsung menghampiri korban yang berada di lantai dua.

Namun saat itu, orangtua korban justru menemukan korban bersama kakak tirinya sudah bersimbah darah dengan luka tusuk di tubuh masing-masing. “Warga langsung geger, karena bapak dia (korban, red) juga langsung teriak-teriak,“ tambahnya.

Kedua korban kemudian langsung di bawa ke RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo. Namun nyawa sang bocah tidak dapat tertolong lantaran mengalami luka berat di bagian vital. Dan meninggal saat akan di bawa ke rumah sakit.

BACA JUGA  Usai Isi Bensin, Gasak Uang SPBU

Terpisah, Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Hari Budianto mengatakan, anggotanya telah mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang untuk menikam korban.

“Sudah, barang bukti sudah kita amankan. Sejenis pisau dapur yang ada di TKP. Saat ini, anggota juga tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut,” katanya.

Pihaknya juga masih meminta keterangan sejumlah saksi-saksi guna menentukan motif dalam peristiwa tersebut. “Kita masih melakukan penyelidikan untuk menentukan motifnya,“ tandasnya. (rera)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.