Bocah 12 Tahun Tewas Dibunuh

Ilustrasi Pembunuhan. Foto internet for referensirakyat.co.id
Ilustrasi Pembunuhan. Foto internet for referensirakyat.co.id

Sehari-hari, PA juga sering terlihat bermain dengan anak-anak. Namun, AM, kakak tiri korban memang kerap mengunci diri di rumah dan jarang bergaul dengan anak-anak lainnya.

”Kalau dia (korban, red) masih sering kelihatan main sama anak-anak di sini. Tapi kalau kakaknya, memang jarang kelihatan. Di rumah terus,“ tambahnya.

Ia menambahkan, sebelum peristiwa tersebut, dirinya sempat mendengar suara teriak korban seperti meminta tolong.

BACA JUGA  Banyak Isu Putra Daerah dalam Pilkada 2024 di Provinsi Lampung, Ini Kata Pengamat

“Saya dengar suara teriakan minta tolong. Sekitar habis subuh, mungkin sekitar jam 05.00WIB. Saya sempet kaget juga waktu dengar suara teriakannya,” katanya.

Setelah mendengar suara teriakan tersebut, orangtua korban juga langsung menghampiri korban yang berada di lantai dua.

Namun saat itu, orangtua korban justru menemukan korban bersama kakak tirinya sudah bersimbah darah dengan luka tusuk di tubuh masing-masing. “Warga langsung geger, karena bapak dia (korban, red) juga langsung teriak-teriak,“ tambahnya.

BACA JUGA  Ada Masalah Covid-19? Konsultasikan ke Nomor Ini

Kedua korban kemudian langsung di bawa ke RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo. Namun nyawa sang bocah tidak dapat tertolong lantaran mengalami luka berat di bagian vital. Dan meninggal saat akan di bawa ke rumah sakit.

Terpisah, Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Hari Budianto mengatakan, anggotanya telah mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang untuk menikam korban.

BACA JUGA  Beri Arahan ke Jajaran di Kepulauan Bangka Belitung, Menteri Nusron: Tugas Kita Memastikan Tanah Rakyat Aman

“Sudah, barang bukti sudah kita amankan. Sejenis pisau dapur yang ada di TKP. Saat ini, anggota juga tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut,” katanya.

Pihaknya juga masih meminta keterangan sejumlah saksi-saksi guna menentukan motif dalam peristiwa tersebut. “Kita masih melakukan penyelidikan untuk menentukan motifnya,“ tandasnya. (rera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *