referensirakyat.co.id – TSN (15), warga Kelurahan Waykandis, Kecamatan Tanjungsenang, Bandarlampung, yang mengalami sejumlah luka tusuk, baru empat bulan tinggal di indekos. Hal ini dari keterangan My, pengelola indekos.
“Baru empat bulan ngekosnya. Awalnya yang minta ngekos laki-laki. Tapi yang mengisi perempuan,” ujarnya.
My menyatakan indekos yang dikelolanya memang campur. “Memang bebas. Ada laki-laki dan perempuan. Semuanya rata-rata bekerja. Jadi pulangnya tidak pasti,” katanya.
Mengetahui kejadian ini, kata My, sekitar pukul 10.00 WIB. “Dapat kabar jam 10-an. Korban dilarikan ke RSUD dr. Hi. Abdoel Moeloek. Kejadiannya seperti apa, saya belum tahu pasti. Namun kondisi korban sekarang membaik,” ungkapnya.
TSN (15), warga Kelurahan Waykandis, Kecamatan Tanjungsenang, Bandarlampung, mengalami sejumlah luka tusuk, Selasa, 5 Juli 2022, sekitar pukul 22.00 WIB. TSN yang sudah tidak lagi sekolah ini tinggal di sebuah indekos Jl. Sultan Badarudin, Gunungagung, Langkapura, Bandarlampung.
Dari informasi yang diperoleh, korban sempat menjerit-jerit sehingga mengundang perhatian warga sekitar. Korban meringkuk dengan sejumlah luka tusuk senjata tajam. Korban dilarikan ke rumah sakit dan sedang dalam perawatan. Pelaku penusukan lari menggunakan motor korban.
Tetangga indekos korban yang tak mau disebutkan namanya mengaku tak mendengar keributan yang terjadi. “Nggak denger apa-apa. Tahu tahu korban banyak keluar darah,” katanya. (Her)





