Lamsel  

Alhamdulillah, Sebanyak 384 Jemaah Haji Kembali Dengan Selamat ke Lampung Selatan

Jemaah haji dari kloter 18 telah kembali dengan selamat ke Kabupaten Lampung Selatan.

ReferensiRakyat.CO.ID – Sebanyak 384 jemaah haji dari kloter 18 akhirnya telah kembali ke Kabupaten Lampung Selatan dengan selamat, pada Minggu malam, 30 Juni 2024.

Kedatangan para jemaah haji disambut hangat oleh keluarga dan kerabat yang telah menanti di pelataran Masjid Agung Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Ahmad Solihin selaku Ketua Kloter 18 jemaah haji Lampung Selatan mengungkapkan, jika terdapat 118 jemaah yang berasal dari sejumlah kecamatan.

BACA JUGA  Audiensi Dengan Bupati, BPKP Perwakilan Provinsi Lampung Sampaikan Hasil Pengawasan Keuangan Tahun 2024

Di antaranya adalah Kecamatan Natar, Merbau Mataram, Jati Agung, dan Tanjung Bintang yang telah dipulangkan langsung oleh panitia haji di Asrama Haji Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung.

“Insyaallah, untuk jemaah dari kecamatan lainnya akan kita lepas dari sini,” kata Ahmad Solihin, Ketua Kloter 18 jemaah haji Lampung Selatan.

Di samping itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, H. Ashari menyampaikan terdapat 418 jemaah yang mengikuti haji di tahun ini. Dan akan ada dua kloter dalam kepulangannya.

BACA JUGA  Bupati Lampung Selatan Terima Kunjungan Silaturahmi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung

“Alhamdulillah, 384 jemaah pulang ke Lampung Selatan pada hari ini, dan sisa jemaah lainnya dijadwalkan tiba pada Selasa, 2 Juli mendatang,” ucap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, H. Ashari.

Dalam momen yang sama, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Ashari pun turut mengapresiasi atas dedikasi para pendamping jemaah haji yang telah menjalankan tugas-tugasnya dengan sangat baik dan penuh kesabaran.

BACA JUGA  Di Kecamatan Sidomulyo Pasangan Egi-Syaiful Unggul Ketua Komisi I DPRD Lamsel, Agus Sartono Ucap Trimakasih dan Apresiasi Warga dan Simpatisan

Menurutnya, melalui dedikasi pendamping inilah yang dapat membuat para jemaah haji dibimbing, dibina, dan dirawat kesehatannya dengan telaten, sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk.

“Mudah-mudahan, keikhlasan dan ketulusan pendamping dan jemaah haji selama melaksanakan ibadah, dapat diterima dan berbuah pahala dari Allah SWT,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *