Ini Nama-nama yang Dapat Bantuan UMKM Terdampak Covid-19

REFERENSIRAKYAT.CO.ID – Wabah penyakit covid-19, juga berdampak pada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Atas dasar tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha, Sabtu (18/9).

Bupati Lamsel, Nanang Ermanto mengatakan, banyak dampak yang dari pandemi covid-19. Terlebih adanya himbauan pembatasan beraktivitas di luar rumah sehingga sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat termasuk bagi para pelaku UMKM.

Untuk itu, dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus berupaya untuk memberikan bantuan bagi masyarakat. Dan bagi para pelaku UMKM khususnya yang terkena dampak covid-19.

BACA JUGA  Skenario Pemerintah Mengantisipasi Gelombang 3 Covid-19

Meski tidak terlalu besar jumlahnya. Namun Nanang berharap bantuan dana stimulus yang di gelontorkan melalui Dinas Koperasi, dan UKM. Hal ini dapat mengurangi beban pelaku UMKM di Lampung Selatan.

DAFTAR NAMA UMKM YG DI PUSATKAN DI NATAR

“Saya mengingatkan kepada warga masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk selalu mematuhi imbauan dari pemerintah. Dan menerapkan protokol kesehatan. Ini agar wabah covid 19 di Lampung Selatan dapat segera berlalu penyebarannya,” ungkap Nanang.

BACA JUGA  Gubernur Arinal Minta Daerah Percepat Vaksinasi

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM) Lampung Selatan, I Ketut Sukerta S.E menyebutkan, bantuan dana stimulus yang di berikan sebesar Rp. 2.000.000,. Perorang pelaku usaha yang di bayarkan langsung satu kali pembayaran.

“Total penerima bantuan dana stimulus ini sebanyak 1000 orang untuk skala Kabupaten Lampung Selatan, dan untuk di lima kecamatan yang diserahkan hari ini yakni, Kecamatan Natar, Jatiagung, Tanjungsari dan Merbaumataram sebanyak 229 orang,” jelas Ketut

BACA JUGA  DPC PDIP Mesuji Beri Bantuan Korban Kebakaran

Ketut berharap bantuan yang diberikan itu agar benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya. “Dengan di terimanya bantuan ini, saya harap para pelaku UMKM dapat mengelola usahanya sehingga dapat berjalan normal kembali,” pungkasnya. (Rera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *