Referensirakyat.co.id – Rematik atau rheumatoid adalah penyakit yang ditandai dengan nyeri dan peradangan pada sendi.
Kondisi ini merupakan penyakit autoimun, yakni kondisi ketika sistem imun pada tubuh seseorang menyerang sel-sel tubuhnya sendiri.
Pengidap penyakit rematik biasanya memiliki yanda dan gejala berupa bengkak dan radang pada sendi, serta terdapat kekakuan pada sendi yang memburuk pada pagi hari dan setelah lama diistirahatkan.
Selain gejala pada sendi, biasanya pengidap rematik juga memiliki kondisi tubuh yang tidak prima, sering kelelahan, lesu dan lemas, sering mengalami demam yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya, dan mengalami penurunan berat badan.
Pada perjalanan awal, bagian yang biasanya diserang oleh penyakit ini adalah sendi-sendi kecil seprti pada jari-jari tangan maupun jari-jari kaki.
Penyakit ini akan berkembang seiring berjalannya waktu.Hal ini menimbulkan pengaruh terhadap sendi-sendi yang lebih besar seperti pergelangan tangan, pergelangan kaki, bahu, siku, pinggul.
Selain itu, pada beberapa kasus, bisa jadi ada gejala pada area selain sendi, seperti pada kulit, mata, paru-paru, jantung, ginjal, sel-sel saraf, sumsum tulang, dan pembuluh darah.
Tanda dan gejaladari penyakit rematik sangat beragam dari tingkat keparahannya dan dapat datang dan pergi.
Seiring berjalannya waktu, rheumatoid arthritis ini menyebabkan deformitas dan pergeseran proses sendi.
Secara umum, tidak ada tes tunggal yang dapat mendiagnosis penyakit rematik.
Dokter mungkin mendiskusikan gejala dan melakuka pemeriksaan fisik untuk memeriksa tanda-tanda pembengkakan, kelakuan, atau kemerahan yang terlihat pada persendian.
Ada 2 tes yang mungkin akan dilakukan:
1. Tes Darah.
Untuk membantu mendeteksi penanda peradangan, antibody yang terkait dengan penyakit tertentu, dan fungsi organ yang abnormal.
2. Tes Pencitraan.
Seperti sinar-X, pemindaian tomografi computer (CT Scan), pemindaian pencitraan resonansi magnetic (MRI), atau ultrasound pada sendi dan tulang.
Ini dapat membantu mendeteksi peradangan dan penumpukan cairan dan perubahan tulang dan sendi.
Pengobatan untuk penyakit rematik biasanya berfokus untuk menurunkan dan menghilangkan peradangan yang terjadi.
Meski begitu, penyakit ini tidak dapat disembuhkan secara total.
Obat-obatan yang dapat diberikan kepada pengidap rematik:
1. Obat anti radang golongan nonsteroid.
2. Obat anti radang golongan steroid.
3. Vitamin dan suplemen lainnya.
Selain obat-obatan, perawata lain mungkin diresepkan untuk penyakit rematik, termasuk:
1. Latihan khusus.
2. Terapi fisik.
3. Terapi Panas dan Dingin.
4. Belat dan alat bantu lainnya.
5. Operasi.
Semoga bermanfaat.











