Tampil Cetar Membahana di Cannes 2025, Syahrini Dapat Penghargaan dari UNESCO Lewat Platform Ini

Aktris Syahrini mendapatkan penghargaan dari UNESCO di Cannes lewat platform Listen to Her Parole.

ReferensiRakyat.CO.ID – Kabar terbaru datang dari selebriti cantik kenamaan tanah air, Princess Syahrini.

Belum lama ini, Syahrini mengejutkan publik dengan tampil di red carpet Festival Film Cannes 2025.

Kehadiran Syahrini di Cannes 2025 tentu mengundang perhatian ditambah penampilannya yang masih cetar membahana.

Ia tampil menghadiri pemutaran perdana film Dossier 137 pada Kamis, 15 Mei 2025.

Syahrini tampil cantik dalam balutan gaun berwarna silver rancangan Danny Satriadi.

BACA JUGA  Aktris di Australia Tak Berhubungan Seks Selama 12 Tahun

Busana yang dikenakan lengkap dengan jubah motif bunga dari payet yang berkilauan.

Penampilan pemilik slogan ‘Maju Mundur Cantik’ itu juga semakin memukau dengan mengenakan headpiece bunga berwarna silver yang senada.

Menariknya, istri pengusaha sukses Reino Barack itu juga mendapatkan penghargaan dari UNESCO lewat platform ‘Listen to Her Parole’.

Listen to Her Parole sendiri dikenal sebagai program untuk menyorot dan merayakan pencapaian para perempuan karier.

BACA JUGA  Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Bunga Zainal Bantah Jual Perhiasan dan Barang Demi Menutupi Biaya Hidup

Perempuan yang dimaksud itu datang dari berbagai industri seperti fashion, hiburan, teknologi, bisnis hingga politik.

Hal itu diungkapkan oleh Syahrini di Instagram pribadinya yang mengungkapkan penghargaan tersebut.

Ia menerima penghargaan di acara yang digelar di Carlton Hotel, Cannes, Prancis pada 14 Mei 2025 lalu.

Leaders & Influencers menjadi penghargaan yang diterima Syahrini berkat pencapaian luar biasa di industri hiburan, pengaruh dan dampak budaya global.

BACA JUGA  Yuk Daftar, Artis Cantik Aura Kasih Lagi Cari Papa Baru untuk Anaknya Arabella

Dalam keterangannya tentang penghargaan itu, Syarhini disebut sebagai ‘Harga Nasional’ perfilman Indonesia dan superstar global dengan lebih dari 50 juta pengikut media sosial seluruh dunia.

“Sebagai perempuan, kita seringkali diminta untuk memilih antara karier dan keluarga,”tulis Syahrini.

“Namun, kita tidak bisa didefinisikan oleh satu peran saja. Kita adalah pembuat, pengasuh, pemimpin, pemimpi dan kita membawa itu semua ke dalam diri kita,”jelasnya. (*)