Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Jalani Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjalani Retret Kepala Daerah, yang berlangsung di Akademi Militer Magelang.

ReferensiRakyat.CO.ID – Gubernur Lampung yang baru, Rahmat Mirzani Djausal menjalani Retret Kepala Daerah.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang mulai tanggal 21 sampai 28 Februari 2025.

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza menyambut baik kegiatan ini dan menilai bahwa retret ini menjadi momen penting bagi para Kepala Daerah.

Para kepala daerah dapat menjadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk memperdalam pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan roda pemerintahan.

BACA JUGA  Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dan Kemitraan dengan Insan Pers

Terutama tentang kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, serta antar kepala daerah sendiri.

Menurutnya, sangat diperlukan untuk menciptakan kebijakan yang efektif dan berdampak luas.

Sebagaimana diketahui, total Kepala Daerah yang harus mengikuti retret kali ini sebanyak 503 orang kepala daerah, namun yang datang sebanyak 456 Kepala Daerah.

Kegiatan Retret ini dirancang untuk memberikan pembekalan kepada para Kepala Daerah mengenai tata kelola pemerintahan berbasis good governance, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

BACA JUGA  Pemprov Lampung Dukung Perkembangan Koperasi Mahasiswa di Indonesia

Selama satu pekan, para peserta mendapatkan pembelajaran dari 40 narasumber, termasuk para menteri, wakil menteri, pejabat setingkat menteri, serta perwakilan lembaga non kementerian.

Beberapa materi utama yang dibahas dalam retret ini mencakup Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan, Asta Cita, Program Kementerian dan Lembaga, Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Kepemimpinan dan Komunikasi Politik, serta Team Building.

BACA JUGA  Sekretaris Komisi V DPRD Lampung dari Partai Gerindra Akan Gelar Rakerda

Dengan sistem pembelajaran yang disiplin dan terstruktur, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan para kepala daerah, sehingga dapat bekerja lebih efektif dalam melayani masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, Kepala Daerah tidak diperbolehkan membawa pendamping atau ajudan ke dalam lokasi retret, guna menjaga fokus dan efektivitas pembelajaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *