Tahun Politik Jadi Penyebab Realisasi Investasi Di Bandar Lampung Hanya 48,42 Persen

Referensi Rakyat.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi hingga September 2024 baru mencapai 48,42 persen dari target.

Kepala DPMPTSP Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengungkapkan target investasi untuk tahun 2024 sebesar Rp3,2 triliun. Hingga September, realisasi investasi tercatat sebesar Rp1,6 triliun.

“Target investasi kita Rp3,2 triliun. Realisasi dari Januari hingga September 2024 terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp1,12 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp464,08 miliar,” kata Muhtadi, Senin (9/12/2024).

Ia menjelaskan, salah satu faktor rendahnya capaian realisasi investasi adalah tahun politik berupa Pilkada 2024. Para pengusaha cenderung menunda investasi hingga situasi politik dianggap stabil.

BACA JUGA  Pengumuman, Pemkot Bandar Lampung Gratiskan Denda PBB Untuk Tiga Tahun Kebelakang

“Tak hanya itu, penyebab lainnya adalah investasi di Bandar Lampung sebagian besar bersifat jangka panjang, seperti pengadaan tanah, pembangunan gedung, pengadaan mesin, bahan baku, dan biaya operasional,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkot Bandar Lampung terus berupaya mendukung percepatan investasi, termasuk dengan mempercepat proses perizinan.

Muhtadi juga menyebut masih ada dua proyek investasi besar berupa pembangunan hotel dengan nilai investasi antara Rp250 miliar hingga Rp600 miliar. Dengan tambahan ini, ia optimistis realisasi investasi tahun ini dapat melampaui 50 persen.

BACA JUGA  Dinas Pangan Bandar Lampung Pastikan Stok Minyak Dan Gula Aman Jelang Pilkada

“Target tahun 2024 memang tidak akan tercapai, tetapi kami berharap realisasi bisa lebih dari 50 persen,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *