Referensi Rakyat.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengklaim terus mendorong penyelesaian permasalahan ratusan pensiunan guru yang menuntut uang tabungannya di Koperasi Betik Gawi.
Hal tersebut disampaikan Plt Asisten Bidang Pemerintahan Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya. Menurutnya, Koperasi Betik Gawi dalam kondisi pailit yang disebabkan oleh manajeman koperasi yang tidak baik, dan pensiunan masal guru.
“Kita tidak melakukan audit terhadap koperasi, walaupun pemerintah sebagai dewan pembina, rapat tahunan juga kita tidak masuk,” kata Sukarma Wijaya, Kamis (19/9/2024).
Menurutnya, Pemkot Bandar Lampung hanya bisa mendorong supaya pengurus Koperasi Betik Gawi memaksimalkan upaya penyelesaian masalah, sehingga para pensiunan guru mendapatkan haknya.
“Katanya ada sangkutan di beberapa anggota. Kita dorong untuk diselesaikan, agar hasil dari tagihan bisa mencicil penagihan,” ujarnya.
Pemerintah juga menegaskan tidak dapat memutuskan penjualan aset koperasi, namun mendorong upaya penagihan dan manajemen internal sebagai solusi.











