Viral! Warga Lampura Adu Mulut dengan Polisi Saat Ingin Tangkap Pelaku Narkoba

referensirakyat.co.id – Sebuah video penangkapan pelaku Narkoba oleh Polres Lampung Utara (Lampura) menjadi Viral. Penyebabnya, warga menduga aparat menangkap seseorang yang bukan merupakan bandar narkoba. Sehingga Warga sekitar mengerubungi dan polisi kembali ke markas.

Informasi referensirakyat.co.id, pada hari Senin (26/7), sekitar pukul 18.30 wib. Satresnarkoba Polres Lampura menggrebek salah satu rumah makan milik Ujang di Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampura.

Saat penggrebekan terjadi, aparat menemukan narkoba jenis sabu-sabu di depan halaman samping rumah makan.

Namun, saat ingin menangkap pemilik rumah makan, warga berdatangan dan meminta untuk melepaskan Ujang. Sebab, warga beralasan barang bukti yang di temukan polisi bukan milik ujang melainkan milik aparat yang menemukan.

Video ini pun menjadi viral di Media Sosial (Medsos). Referensirakyat.co.id menerima tiga video yakni video berdurasi 1 menit 24 detik itu, video 1 menit 01 detik dan video 2 menit 47 detik.

BACA JUGA  Menakjubkan! Hujan Meteor Terlihat di Bumi Indonesia

Dalam video tersebut, terlihat beberapa polisi sedang memborgol ujang pemilik rumah makan. Namun, ratusan warga yang melihat hal itu meminta melepaskan, karena ujang di nilai tidak bersalah dan bukan pemilik Narkoba.

Kronologis

Menanggapi video yang sudah viral di medsos, Kasat Narkoba Polres Lampura, AKP Aris Satrio Sujatmiko menjelaskan, awal mula terjadinya penggrebekan itu, aat anggota mendapatkan informasi, adanya kegiatan transaksi jual beli narkotika jenis sabu. Di sebuah rumah makan milik Ujang di Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampura.

Saat penggeledahan, aparat menemukan barang bukti narkotika jenis sabu di samping halaman depan rumah makan. Sehingga polisi sempat mengamankan Ujang pemilik rumah makan.

BACA JUGA  Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suaminya, Tiktoker Iris Wullur Diancam Supaya Lakukan Hal ini

“Saat kami sedang menggeledah, Ujang sempat melarikan diri dan kami berhasil menangkapnya kembali. Tapi, keluarga Ujang tidak mau kalau kami membawa Ujang ke polres. Mereka mengatakan bahwa Sabu itu bukan milik Ujang, dan juga sempat ada keluarganya yang mengatakan anggota yang menaruh BB itu,” Katanya.

“Setelah saya konfirmasi kepada anggota yang menemukan BB. Ternyata anggota tidak menaruh tetapi memang benar menemukan sabu tersebut di samping halaman depan rumah makan milik Ujung. Jadi isu yang beredar anggota yang naruh BB Tidak Benar,” tambah Aris.

Simak Videonya

Adanya perdebatan dan juga warga sudah banyak berkerumun, sambung Aris, akhirnya anggota memutuskan untuk menyerahkan Ujang kepada keluarga.

“Karena unsur pidananya kurang kuat, mengingat penemuan barang bukti itu di halaman yang terdapat banyak kerumunan warga sehingga Ujang kami serahkan ke keluarganya,” jelasnya.

BACA JUGA  Profil Lengkap Natasya Wilona Hingga Awal Mula Perjalanan Karir

Terkait hal tersebut, Ujang (53) warga Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara (Lampura) mengaku barang bukti sabu-sabu tersebut bukan miliknya.

“Saya nggak tahu barang itu punya sapa. Mungkin saja polisi sengaja menaruhnya. Kejadiannya Semalam, kira-kira jam 19.00 WIB mau menangkap saya. Tapi BB-nya (sabu, Red) itu ditaruh polisi di samping rumah saya, di tumpukan kayu. Dan keponakan saya melihatnya,” kata Ujang Selasa (27/7).

Dalam video tersebut, juga sempat terlihat cekcok antara pihak kepolisian dengan masyarakat, karena di picu oleh salah satu anggota polisi yang melakukan penggrebekan dianggap tidak sopan. (Rera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *