Sekdaprov Marindo Kurniawan Paparkan Transformasi Pendidikan Digital

Pemaparan transformasi pendidikan digital oleh Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan saat menjadi keynote speaker dalam acara Lampung Education Digital Transformation Symposium 2026 di Unila.

ReferensiRakyat.CO.ID – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan menegaskan pentingnya transformasi pendidikan digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi momentum bonus demografi.

Hal tersebut disampaikan Sekdaprov Marindo Kurniawan, dalam saat menjadi Keynote Speaker dalam Acara Lampung Education Digital Transformation Symposium (LEDTS) 2026.

Kegiatan dengan tema “Sinergi Lintas Sektor: Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Digital yang Inklusif dan Berkelanjutan”, yang berlangsung di Fakultas Hukum, Universitas Lampung (Unila) pada Jumat, 17 April 2026.

Sekdaprov Marindo dalam sambutannya memaparkan bahwa Provinsi Lampung saat ini tengah berada pada fase bonus demografi, dengan jumlah penduduk mencapai 9,52 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 69,24 persen atau 6,52 juta jiwa berada pada usia produktif.

BACA JUGA  Dukung Swasembada Pangan Nasional, Lampung Ikut Tanam Padi Serentak 2026

“Ini momentum besar yang tidak datang dua kali. Jika dikelola dengan baik, Lampung bisa melompat jauh ke depan. Begitupun sebaliknya,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah angkatan kerja di Lampung per Agustus 2025 telah mencapai sekitar 5 juta orang, dengan tingkat pengangguran sebesar 4,21 persen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan utama bukan pada jumlah tenaga kerja, melainkan kualitas dan relevansinya dengan kebutuhan zaman.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Sekdaprov Marindo menekankan perlunya transformasi pendidikan digital yang berfokus pada tiga aspek utama.

Pertama, regulasi yang adaptif dan sinkron dengan perkembangan teknologi. Kedua, pemerataan infrastruktur digital hingga ke daerah-daerah. Ketiga, peningkatan kualitas SDM sebagai faktor penentu utama keberhasilan pembangunan.

BACA JUGA  Gubernur Mirza Terima Investor Malaysia, Rencana Kembangkan Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi dan Pembangkit Listrik Berbasis Limbah Pertanian

“Teknologi hanyalah alat. Yang menentukan masa depan adalah manusianya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya transformasi digital pemerintahan, Pemprov Lampung menghadirkan aplikasi Lampung In. Aplikasi ini dirancang sebagai super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform.

Menurut Sekdaprov Marindo, Lampung In tidak hanya menjadi sarana pengaduan masyarakat, tetapi juga menyediakan berbagai fitur layanan, seperti pencarian kerja melalui fitur Si Gajah, pembayaran pajak kendaraan, hingga informasi pariwisata.

“Aplikasi ini menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat agar pelayanan bisa lebih cepat, transparan, dan terintegrasi,” ujarnya.

Lanjut, Sekdaprov Marindo mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi inovator dan pemecah masalah. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara capaian akademik dan kontribusi sosial.

BACA JUGA  Lesty Putri Utami Tampung Keluhan warga Bumi Sari Natar

“Gunakan teknologi untuk belajar dan berinovasi. Jadilah problem solver, bukan sekadar pengguna,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pendidikan digital yang adaptif dan inklusif.

Diakhir sambutannya, Sekdaprov Marindo berharap Unila sebagai perguruan tinggi negeri tertua di Lampung dapat terus melahirkan generasi yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Sekarang sudah era digital. Tugas pemerintah adalah memastikan kualitas pendidikan terus meningkat agar mampu menjawab tantangan masa depan,” ujarnya.