ReferensiRakyat.CO.ID – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Kepala Staf Angkatan Laut, diwakili Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma bersama Pj. Gubernur Lampung Samsudin.
Dalam kesempatan yang sama baru saja melakukan Gebyar Panen Raya Padi dan Jagung, sekaligus penanaman bibit padi dan jagung, di Pantai Caligi, Kabupaten Pesawaran pada Rabu, 10 Juli 2024.
Kegiatan ini juga sekaligus meresmikan Masjid Al Hafizhan di Mako Lanal Lampung dengan ditandai pemotongan pita oleh Wakasal dan Mentan, yang didampingi Pj Gubernur Lampung, Ketua Jalasenastri dan Pj. Ketua TP PKK provinsi Lampung.
Selain panen raya padi dan jagung, sejumlah kegiatan pun digelar mulai dari penanaman padi simbolis, dan bakti sosial (baksos). Serta bakti kesehatan (bakkes) yang meliputi pengobatan umum, pengobatan gigi, donor darah, khitanan massal, dan penyuluhan stunting anak, atraksi terjun payung, serta makan bergizi gratis yang diikuti oleh ratusan anak sekolah.
Program Gebyar Panen Raya ini menjadi hasil dari program ketahanan pangan yang dilaksanakan TNI Angkatan Laut, yang tujuannya untuk mengakselerasi dan mengatasi resiko kekurangan pangan, sebab dunia sedang mengalami krisis pangan dan krisis energi.
Mentan Amran dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hal yang luar biasa. Program akselerasi pangan yang dijalankan oleh TNI AL adalah salah satu langkah mitigasi risiko guna mengantisipasi kekurangan pangan yang saat ini dialami dunia.
Sehingga Mentan berharap program yang sedang dijalankan dapat membantu menyukseskan kolaborasi akselerasi peningkatan ketahanan pangan bersama seluruh unsur.
Kemudian pesan dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yang diwakili oleh Wakil Kasal menjelaskan kegiatan ini sebagai wujud peran aktif TNI Angkatan Laut. Bahwsannya kegiatan ini adalah wujud dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional demi terciptanya kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tak lupa Wakasal juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Menteri Pertanian Republik Indonesia, serta Pj. Gubernur Lampung termasuk jajaran Forkopimda. Kemudian komponen masyarakat atas dukungan dan partisipasinya sehingga kegiatan pada hari ini dapat berjalan dengan tertib aman dan lancar.
Di sisi lain, Pj. Gubernur Samsudin menjelaskan bahwa seluruh masyarakat menyaksikan panen bersama di lokasi Lanal Lampung. Hal ini merupakan sebuah wujud dari dukungan dan kerjasama TNI dalam pengembangan ketahanan pangan di Provinsi Lampung.
“Untuk itu saya atas nama Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada TNI dan Menteri Pertanian Bapak Andi Amran Sulaiman, yang telah memberikan perhatian besar kepada sektor pertanian di Provinsi Lampung ini, khususnya program dan bantuan Peningkatan Areal Tanam dan Peningkatan Produksi Padi,” ujar Pj. Gubernur Samsudin.
Samsudin menjelaskan bahwa untuk mengatasi antisipasi dampak dari El Nino yang masih terasa hingga pertengahan 2024 ini. Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian melalui program Penambahan Areal Tanam (PAT) untuk produksi padi dan jagung.
Menurut Samsudin, PAT di Provinsi Lampung mendapat dukungan pembiayaan dari Kementerian Pertanian, yaitu Optimasi Lahan Rawa, Bantuan Alat dan Mesin Pertanian, Bantuan Pompanisasi, Kegiatan Irigasi Perpompaan, serta Pengembangan padi gogo (tumpeng sisip). Sehingga Pj. Gubernur Samsudin berharap upaya dan dukungan bersama membuat semua target yang telah ditetapkan akan tercapai.
Kemudian di akhir kegiatan, Mentan Amran, didampingi Wakasal RI dan Pj. Gubernur Samsudin menyerahkan bantuan secara simbolis kepada TNI AL berupa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), yang nantinya dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses produksi pertanian, dan pelaksanaan makan bergizi gratis oleh siswa sekolah. (*)











