Pemprov Lampung Gelar Jamuan Makan Malam Bersama Para Dosen dan Guru Besar ITB dan Itera di Mahan Agung, Dorong Inovasi dengan Membumikan Riset dalam Kehidupan Riil Masyarakat

Jamuan makan malam bersama antara Pemprov Lampung dengan para dosen dan guru besar ITB dan Itera guna mendorong inovasi dengan membumikan riset dalam kehidupan masyarakat.

ReferensiRakyat.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar jamuan makan malam bersama para dosen dan guru besar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) serta Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Acara yang berlangsung di Mahan Agung, Kota Bandar Lampung pada Jumat malam, 2 Mei 2025 tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan akademisi ITB ke Itera ini dihadiri sejumlah tokoh strategis, antara lain Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha (Rektor Itera) dan Prof. Dr. Pradono (Guru Besar ITB).

Kemudian Prof. Dr. Benedictus Kombaitan (Guru Besar ITB), Dr. Ir. Dewi Sawitri, M.T. (Purna Bakti Dosen ITB), dan M. Bobby Rahman, Ph.D. (Ketua IAP Lampung dan Senat Itera).

BACA JUGA  Anggota DPRD Lampung, Fitoni Hasan Minta PAN Lampung Targetkan Semua Dapil Terisi pada Pileg 2024

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menyambut jajaran guru besar dan dosen tersebut dan menyampaikan sejumlah harapan dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Salah satunya mendorong hilirisasi riset menjadi inovasi nyata agar bermanfaat bagi kehidupan riil di masyarakat. Hilirisasi riset ini akan menjadikan Iptek membumi di masyarakat.

Wagub Jihan mengapresiasi keluarga besar ITB dan Itera atas kontribusinya bagi dunia pendidikan dan riset nasional.

Jihan menegaskan bahwa Provinsi Lampung saat ini sedang berada dalam momentum transformasi menuju pembangunan berbasis inovasi dan sumber daya manusia (SDM) unggul.

“Kami menyadari bahwa riset tanpa hilirisasi hanya akan menjadi tumpukan dokumen. Sangat disayangkan jika karya para guru besar dan akademisi hanya berakhir di rak perpustakaan. Karena itu, pemerintah harus hadir untuk mengakomodasi dan mendorong hilirisasi riset menjadi inovasi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Jihan.

BACA JUGA  Gubernur Arinal Melakukan Gerakan Tanam Cabai di Kabupaten Pesawaran

Lebih lanjut, Jihan mengajak ITB membangun kerja sama konkret dalam pengembangan model hilirisasi riset yang aplikatif, khususnya di sektor perencanaan wilayah dan kota, serta sektor unggulan Lampung seperti pertanian.

Ia juga menyampaikan bahwa keterbatasan teknologi dan sumber daya saat ini menjadi tantangan, dan karena itu Lampung sangat membutuhkan dukungan dan gagasan dari para akademisi nasional.

“Kami ingin Lampung menjadi rumah pendidikan yang inklusif, dari PAUD hingga perguruan tinggi. Dengan pengalaman Bapak-Ibu sekalian, kami yakin pembangunan pendidikan dan ekonomi bisa berjalan lebih cepat dan berdampak luas,” tambahnya.

BACA JUGA  Gubernur Arinal Serahkan Hibah Tanah 150 Hektare di Kota Baru kepada Universitas Lampung

Selanjutnya Wagub Jihan juga menyinggung bahwa dirinya bersama Gubernur Rahmat Mirzani Djausal siap mewakafkan diri untuk memajukan daerah.

Sehingga ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi membangun Lampung yang tangguh, hijau, dan inklusif.

“Kami tidak ingin hanya berjalan dalam rutinitas. Kami ingin berlari cepat. Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi sangat kami harapkan,” ujarnya.

Acara berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, diwarnai diskusi ringan seputar potensi sinergi antar lembaga, pengembangan serta peluang riset bersama di masa mendatang. (*)