Pemprov Lampung Gandeng Itera untuk Siapkan Kolaborasi Riset Aplikatif

Kolaborasi riset aplikatif untuk mempercepat pembangunan daerah disiapkan Pemprov Lampung dengan menggandeng Itera.

ReferensiRakyat.CO.ID – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi guna mengoptimalkan potensi daerah.

Komitmen tersebut tercermin dalam pertemuan ramah Tamah antara Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera), Prof. Dr. Apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., berserta jajaran.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Mahan Agung pada Senin malam, 2 November 2026.

Pemprov Lampung menggandeng Itera guna membahas langkah konkret kolaborasi riset aplikatif.

Selain itu, sinergi ini juga berkaitan dengan penguatan inovasi teknologi untuk mendukung Pembangunan di Provinsi Lampung, khususnya di tingkat pedesaan.

BACA JUGA  Wagub Chusnunia Sampaikan Kinerja Ekonomi Provinsi Lampung ke Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-31

Rektor Itera, Prof. Dr. Apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mengungkapkan apresiasi atas diterimanya delegasi kampus terkait di tengah padatnya agenda Gubernur Lampung.

Prof. Elfahmi menilai pertemuan ini berlangsung sangat produktif dan menghasilkan kesepahaman strategis.

Ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut secara khusus mendiskusikan kontribusi nyata Itera dalam mendukung kemajuan Lampung.

Salah satunya adalah melalui peningkatan nilai tambah komoditas pertanian unggulan berbasis sains dan teknologi.

“Kita tadi membicarakan beberapa hal yang bisa kita follow up terkait bagaimana kontribusi Itera untuk Lampung. Saya tadi memaparkan hasil-hasil riset kita terkait dengan menambah nilai ekonomi dari produk-produk pertanian, bioethanol, lalu singkong, kopi dan seterusnya,”terang Prof. Elfahmi.

BACA JUGA  Jihan Dorong Penguatan Skrining dan Tracing Pasien Tuberkulosis

Prof. Elfahmi kemudian menuturkan bahwa Pemprov Lampung di bawah arahan Gubernur Mirza memberikan arah kebijakan yang jelas mengenai program yang selaras dengan kebutuhan riil Masyarakat desa.

Pertemuan tersebut melahirkan kesepakatan riset berbasis kebutuhan (need-based research).

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Itera turut mengapresiasi pemahaman dalam Gubernur Lampung terhadap isu strategis hirilisasi industri mineral, termasuk pemanfaatan Logam Tanah Jarang (LTJ).

BACA JUGA  Rakor Gubernur Se-Sumatera, Arinal Djunaidi Sampaikan Rencana Proyek Prioritas Strategis

Pertemuan itu menghasilkan langkah akselerasi penyediaan alat pengering atau dryer guna mendukung tiga komoditas prioritas.

Prof. Elfahmi menegaskan komitmen Itera untuk segera menindaklanjuti seluruh poin kesepakatan secara taktis.

Hal ini dilakukan agar manfaat program tersebut dapat dirasakan langsung oleh Masyarakat Lampung, khususnya para petani di desa-desa.

Sinergi antara Pemprov Lampung dan Itera diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kedaulatan pangan, hirilisasi dan peningkatan kesejahteraan Masyarakat pedesaan di Provinsi Lampung secara berkelanjutan.