Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi

Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggu untuk memperkuat ekonomi daerah.

ReferensiRakyat.CO.ID – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen untuk terus melibatkan potensi generasi muda dan lulusan perguruan tinggi.

Dalam hal ini khususnya untuk menggerakkan roda perekonomian daerah melalui penguatan sektor hirilisasi industri strategis.

Langkah tersebut diyakini mampu menjadi kunci utama dalam menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi Lampung yang saat ini mencatatkan angka 5,2 persen atau tertinggi kedua di Pulau Sumatera.

BACA JUGA  Hangat dan Akrab, Gubernur Mirza Silaturahmi Dengan Mahasiswa Lampung di Asrama Bandung

Pemprov Lampung menegaskan bahwa pintu kolaborasi terbuka lebar bagi akademisi dan perguruan tinggi. Baik dalam riset terapan, pengabdian Masyarakat, maupun penguatan ekosistem kewirausahaan demi mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Lampung dalam Rapat Senat Luar Biasa Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3) Periode Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Bandar Lampung, yang berlangsung di Gedung Mahligai UBL Convention Hall pada Kamis, 22 Oktober 2026.

BACA JUGA  Pj. Gubernur Samsudin Hadiri FGD tentang Perlindungan Guru yang diadakan Ikatan Keluarga Alumni FKIP Unila

Pemprov Lampung dalam hal ini menyoroti bahwa demografi Lampung yang mencapai 9,5 juta jiwa.

Di mana lebih dari 45 persen di antaranya merupakan kelompok Gen Z dan Post Gen Z menjadi aset sekaligus kekuatan ekonomi yang sangat besar untuk mengawasi masa depan daerah.

BACA JUGA  Gubernur Mirza Bersama Ketua MPR RI Lakukan Pertemuan dengan Menteri PUPR Dody Hanggodo di Jakarta, Ini yang Dibahas

“Lampung hari ini bergerak maju melalui hirilisasi. Kita mendorong pengolahan ubi kayu menjadi produk bernilai tinggi, Pembangunan pabrik pengolahan kopi robusta, pengembangan ekosistem bioethanol hingga hirilisasi unggas terintegrasi dari hulu ke hilir. Semua langkah strategis ini membutuhkan tenaga kerja yang terampil, professional, adaptif serta wirausahawan muda yang berani berinovasi,”tegas Mirza dalam sambutannya.