Ni Ketut Dewi Nadi Giat Reses di Kampung Tanjung Anom

Anggota DPRD Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi menggelar kegiatan reses di Kampung Tanjung Anom Kabupaten Lampung Tengah.

ReferensiRakyat.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi melaksanakan kegiatan reses di Balai Kampung Tanjung Anom, Kecamatan Terusan Nyunyai, Kabupaten Lampung Tengah.

Kegiatan yang digelar pada Rabu, 26 Februari 2025 turut dihadiri oleh masyarakat setempat.

Pad kesempatan tersebut, Ni Ketut Dewi Nadi yang juga merupakan anggota fraksi PDI Perjuangan Lampung dan Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Lampung ini.

Ia menyerap berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan oleh warga mengenai kondisi sosial dan infrastruktur di daerah mereka.

Adapun kegiatan reses ini dimaksudkan sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, khususnya terkait dengan kebutuhan dasar dan infrastruktur yang mendukung kehidupan mereka sehari-hari.

Warga Kampung Tanjung Anom mengungkapkan beberapa keluhan yang sudah lama mereka rasakan, dan berharap agar usulan-usulan tersebut dapat diperjuangkan di tingkat legislatif.

Pada kesempatan itu, warga mengelurkan kebutuhan akan program bedah rumah (BSPS). Mereka meminta kepada Ni Ketut Dewi Nadi untuk memperjuangkan sebanyak 30 unit bedah rumah bagi keluarga kurang mampu di Kampung Tanjung Anom.

BACA JUGA  Agus Purwanto Ajak Masyarakat Sumberejo Sejahtera Amalkan Nilai-nilai Pancasila

Mereka menjelaskan bahwa banyak rumah warga yang sudah tidak layak huni, namun belum ada program atau bantuan untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Sehingga berharap rumah-rumah yang tidak layak dapat diperbaiki, sehingga keluarga-keluarga tersebut bisa hidup lebih nyaman dan aman.

Lebih lanjut, warga juga mengusulkan agar pemerintah memperhatikan kebutuhan fasilitas umum, seperti MCK (mandi, cuci, kakus).

Warga Kampung Anom meminta untuk dibangun 35 unit MCK untuk masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan akses fasilitas sanitasi yang memadai.

Menurut mereka, banyak keluarga di kampung tersebut yang masih mengandalkan fasilitas yang tidak layak, sehingga sering kali menimbulkan masalah kesehatan.

Sehingga dengan adanya pembangunan MCK, kualitas hidup masyarakat diharapkan akan meningkat, terutama dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

BACA JUGA  Gubernur Arinal Serahkan Bantuan Sembako dan Bufferstock Untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Pesibar

Tidak hanya itu, warga juga mengeluhkan kondisi jalan usaha tani yang ada di kampung mereka.

Apalagi jalan yang menghubungkan lahan pertanian dengan pusat distribusi sangat penting untuk kelancaran perekonomian masyarakat, terutama bagi para petani yang mengandalkan hasil pertanian sebagai sumber utama penghidupan.

Warga meminta agar perbaikan dilakukan di sepanjang 1 kilometer jalan usaha tani yang rusak parah dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Dengan perbaikan jalan, diharapkan pula bahwa hasil pertanian dapat dengan mudah dibawa ke pasar dan harga jual produk pertanian menjadi lebih stabil.

Ni Ketut Dewi Nadi yang mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat Kampung Tanjung Anom berjanji untuk memperjuangkan usulan-usulan tersebut di DPRD Provinsi Lampung.

Ia menegaskan sadar betul terkait pentingnya program-program yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dasar dan kesejahteraan sosial.

“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat, baik itu mengenai bedah rumah, MCK, maupun jalan usaha tani, akan kami perjuangkan. Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar program-program tersebut bisa terealisasi. Pemerintah daerah dan provinsi harus lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat bawah, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar seperti perumahan dan sanitasi,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi.

BACA JUGA  Sosper, RMD Ajak Masyarakat Sinergi Hadapi Pandemi

Pada momen tersebut, ia turut menekankan pentingnya kerja sama antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan yang merata dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ketut menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur yang baik akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat, terutama dalam hal perekonomian dan kualitas hidup.

“Ini adalah tugas kami sebagai wakil rakyat untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Saya berjanji akan terus mengawal usulan ini, sehingga program-program yang dibutuhkan masyarakat dapat terwujud dan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah ini,” tutup Ni Ketut Dewi Nadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *