ReferensiRakyat.CO.ID – Inilah penjelasan tentang dukun pengantin yang ada dalam film Perempuan Pembawa Sial.
Perempuan Pembawa Sial saat ini menjadi salah satu film horor terbaru yang alur ceritanya lumayan menarik.
Dalam film horor terbaru dari rumah produksi IDN Pictures dan dibesut oleh sutradara Fajar Nugros yang telah tayang sejak 18 September 2025. tersebut.
Di film Perempuan Pembawa Sial terdapat karakter dukun manten atau dukun pengantin yang diperankan oleh Didik Nini Thowok sebagai Mbah Warso.
Dukun manten dalam film Perempuan Pembawa Sial melakukan pekerjaan yang lebih dari sekadar merias pengantin.
Kehadirannya yang melakukan ritual sakral seperti puasa, menyiapkan sesajen dan merapalkan doa.
Dukun manten bertujuan memberikan harapan dan kelancaran serta kehidupan dalam rumah tangga pengantin.
Dalam pernikahan tradisi adat Jawa, dukun manten adalah sebutan untuk penata rias pengantin tradisional.
Tugasnya tak hanya sebagai perias tapi juga melakukan ritual sakral sebelum dan saat proses merias wajah pengantin.
Riasan dukun manten dikenal tebal, terang dan khas dengan penggambaran paes yang membuat manten tampak berbeda.
Dukun manten memiliki kaitan dengan nilai budaya yang kuat dan keahlian yang turun-temurun.
Akan tetapi eksistensinya saat ini mulai tergeser oleh MUA atau Make-Up Artist karena komersialisasi jasa rias.
Sementara itu, di film Perempuan Pembawa Sial kehadiran dukun manten ternyata bukan sekadar merias dan merapalkan doa-doa yang baik.
Dalam film ini akan ada plot twist tak terduga tentang penyebab kesialan yang mengelilingi karakter utamanya.
Perempuan Pembawa Sial menceritakan kisah Mirah yang dirundung kesialan setiap kali menikah dengan orang yang mencintainya.
Siapapun laki-laki yang menikahi Mirah akan bernasib tragis karena meregang nyawa dengan cara yang kejam.
Kesialan yang berulang akhirnya membuat Mirah curiga bahwa itu adalah kiriman seseorang yang membencinya.
Dalam proses pencarian itu, Mirah bertemu dengan Bana si pemilik warung makan sederhana yang melihatnya dengan penuh kasih.
Bana tak mencaci dan tak peduli dengan masa lalu Mirah. Pria itu memperlakukan Mirah dengan baik tanpa kecurigaan sedikitpun.
Sampai akhirnya benih-benih cinta mulai tumbuh di antara mereka, tentu saja hal ini menentang takdir dan kesialan yang belum berakhir.
Pemain Film Perempuan Pembawa Sial
– Raihaanun sebagai Mirah
– Clara Bernadeth sebagai Puti
– Morgan Oey sebagai Bana
– Rukman Rosadi sebagai Sunyoto
– Aurra Kharisma sebagai Lasmi/Laweyan
– Didik Nini Thowok sebagai Mbah Warso
– Ben Bening sebagai Aryo
– Muhammad Abe sebagai Agus Dibyo
– Benedictus Siregar sebagai Yanto
– Kukuh Kudamai sebagai Burhan
– Ibnu Sohib sebagai Gilang
– Ibnu Widodo sebagai Mbah Kobis
– Athonk Sapto sebagai Johan
– Nasarius Sudaryono sebagai Bapak Aryo
– Ivonne Dahler sebagai Ibu Aryo
– Stevani Arifasti sebagai Bu Endang
– Shalima Hakim sebagai Wiwit
– Dhianya Adilia sebagai Ningsih
– Mirna Radila sebagai Qomah
– Kukuh Riyadi sebagai Budi Darmawan
– Sharon Gracella sebagai Fara
– Noel Kefas sebagai Joko Trinaldi
– Dani Mukti sebagai Ibu Mirah
– Syawa Diwa sebagai Puti Kecil
– Zora Zuraidah sebagai Mirah Kecil
– Sri Isroworowati sebagai Mbok Siyem
– Krisanita Dina sebagai Ratna
– Eko Budi Antara sebagai Suami Ratna
– Putri Kirana sebagai Bu Sunyoto
– Mirkoen Awali sebagai Sukiyo
– Tuminten sebagai Sukiyem
– Dante Faria sebagai Tukang Listrik Rumah Agus
– Carolus Toro sebagai Tukang Listrik Rumah Aryo
– Kipli Sanjaya sebagai Teman Tukang Listrik
– Fauziah sebagai Yani
– Ison Satryo sebagai Perangkat Desa
– Watie Wibowo sebagai Ibu Bana
– Nana Rochana sebagai Yu Sri
– Ningsih Maharani sebagai Bu Rini
– Pio Kharismasyongha sebagai Satpam Pabrik
– Rambang Setyawan sebagai Satpam Gerbang
– Achmad Yaiduri sebagai Supir Pick Up
– Ersan Rahmana sebagai Penumpang Pick Up
– Frendy Kusuma sebagai Hantu Tukang Listrik
– Dwi Yanto sebagai Hantu Kusir Andong
– Veri Sulistyo sebagai Sosok Misterius 1
– Yoel Triadi sebagai Sosok Misterius 2
– M. Fikri sebagai Sosok Misterius 3
– Zaki Ardi sebagai Sosok Misterius 4











