Komisi V Bersama FKIP Unila Bahas Isu Pendidikan

Bandar Lampung – Komisi V DPRD Lampung menerima kunjungan mahasiswa Program Magister Administrasi Pendidikan (MAP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila), Senin (16/6/2025).

Kunjungan ini mempererat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga legislatif. Selain itu, juga membahas berbagai soal strategis bidang pendidikan.

Dalam forum diskusi, mahasiswa menyampaikan sejumlah pertanyaan dan masukan terkait isu-isu pendidikan terkini di Lampung.

BACA JUGA  DPRD Lampung Hadiri Pelantikan 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 64 Pejabat Administrator dan 89 Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2024

Fokus bahasan, antara lain kebijakan menghapus uang komite SMA, SMK, dan SLB, serta sejahtera guru honorer belum terdaftar dalam Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, menekankan, investasi penting berlanjut pada sektor pendidikan.

Ia mengatakan, investasi pendidikan ialah investasi jangka panjang. Dampaknya baru akan terasa lima tahun ke depan atau lebih sehingga bukan program populer.

BACA JUGA  Pemprov Lampung Gelar Diskusi Upaya Menjamin Ketersediaan dan distribusi BBM Bersubsidi

“Banyak kepala daerah enggan menjalankannya. Namun, Gubernur dan Wagub Lampung saat ini miliki visi dan berani mengambil langkah itu,” ujarnya.

Anggota Komisi V, Syukron Muchtar menambahkan, urgensi dunia pendidikan, yaitu kualitas bukan uang/biaya.

“Dalam dunia pendidikan yang penting bukan uang/biaya, melainkan kualitas pendidikan itu sendiri,” ungkapnya.

BACA JUGA  Bangun Kebersamaan dan Jalin Silahturahmi, Gubernur Arinal Hadiri Halalbihalal dan Diskusi Bersama Forkom Industri Jasa Keuangan Lampung dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah Tahun 2024

Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerjasama FKIP Unila, Dr. Riswandi, menekankan, kolaborasi penting untuk memajukan pendidikan di Lampung.

“Komisi V dan FKIP Unila bisa bersama-sama jadi bagian tanggung jawab menyelesaikan setiap masalah, terutama pendidikan,” pungkasnya.

Tampak hadir anggota Komisi V DPRD Lampung Abdullah Sura Jaya, Ketut Romeo, Marsha Dhita Pitaloka, dr. Sasa Chalim, dan Andika Wibawa. (*)