Gubernur Arinal Dialog dengan Perbankan Bahas KUR

Referensirakyat.co.id – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi berdialog interaktif bersama Perbankan dan Pelaku Jasa Keuangan terkait Optimalisasi Penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) di Provinsi Lampung Tahun 2022, salah satunya BRI, di Graha Wangsa Lampung, Bandarlampung, Senin (7/3).

Dalam arahannya, Gubernur Arinal menekankan pentingnya sinergi antara perbankan dengan pemerintah dalam optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat.

“Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan dan penyaluran KUR di Provinsi Lampung, Pemerintah Daerah dan Perbankan selaku penyalur KUR perlu mengambil langkah-langkah pro aktif. Seperti perluasan ruang lingkup penerima manfaat KUR, utamanya di sektor Pertanian secara luas maupun UMKM,” ujar Gubernur Arinal.

BACA JUGA  Ibu Riana Sari Arinal Hadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 dan Jambore Nasional Kader PKK Se-Indonesia di Taman Balekambang, Surakarta Tahun 2024

Menurut Gubernur, realisasi penyaluran KUR di Provinsi Lampung berdasarkan skema Bank Penyalur pada data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) per tanggal 31 Desember 2021 mencapai Rp8,57 triliun kepada 274.684 Debitur.

Jumlah tersebut naik dibandingkan tahun 2020 dengan jumlah Rp5,7 triliun dengan debitur 203.493.

“Realisasi Penyaluran KUR terbesar di Provinsi Lampung terdapat pada Sektor Pertanian, yang merupakan basis utama perekonomian di Provinsi Lampung. Realisasi Penyaluran KUR Per 31 Desember 2021 sebesar Rp 4,5 triliun kepada 163.025 debitur,” ungkapnya.

BACA JUGA  Batin Wulan Gandeng Perki Lampung Gelar Skrining Jantung Bawaan Untuk Anak

Sedangkan Tingkat kelancaran pengembalian KUR di Provinsi Lampung Tahun 2021 sangat baik, yakni hampir mencapai 100 persen. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kepercayaan Perbankan untuk menyalurkan kredit di Provinsi Lampung pada Tahun 2022.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal mengungkapkan dengan Adanya integrasi program KUR dan KPB, dapat menjadi solusi kebutuhan modal untuk mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA  DPRD Lampung Segera Audiensi ke Kemendagri

Program KPB telah menjadi percontohan pengembangan klaster sektor pertanian nasional karena menciptakan ekosistem dikalangan petani yang dapat mempermudah proses pengajuan, pencairan dan penjaminan kredit, bahkan sampai pemasaran produk pertanian.

Pimpinan Wilayah Bank BRI Lampung, Harry Purnomo, berharap sinergi dan koordinasi antara Himbara dengan OPD Provinsi Lampung dapat semakin meningkat, sehingga mampu mendukung berbagai program pembangunan Lampung, khususnya di sektor pertanian secara luas. (Rera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *