KALIANDA – Maraknya aksi percobaan maupun pencurian kendaraan bermotor di Kompleks Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan membuat Ismail geram. Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PKB ini menyoroti sikap Kasat Pol-PP yang masing anteng-anteng saja.
Ismail mengatakan seharusnya Kasat Pol-PP mengambil sikap atas percobaan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di kompleks Pemkab Lamsel pada pukul 06.42 WIB, Rabu, 2 September 2026. Kasat Pol-PP, kata Ismail, tidak boleh buang badan dengan alasan terbentur aturan birokrasi yang ribet.
“Nanti dululah soal aturan. Kalau situasinya sudah genting begini saya kira harus ada langkah berani,” kata Ismail kepada radarlamsel.co.id
Ismail mengatakan rencana personel Sat Pol-PP berjaga di kantor-kantor organisasi perangkat daerah (OPD) sempat dibahas di Banggar. Namun, saat itu tidak ada titik temu karena OPD tidak memiliki anggaran tambahan untuk memakai jasa Sat Pol-PP. Menurut Ismail, persoalan receh itu bisa diatasi dengan mudah.
“Masa iya enggak bisa, teman-teman yang jaga ini, kan, butuh perhatian sebetulnya. Ada gula, kopi, makan, saya kira sudah cukup dan aman,” katanya.
Kalau personel Sat Pol-PP berjaga di kantor-kantor OPD sejak awal masuk hingga pulang kerja, Ismail mengatakan kesempatan para pelaku curanmor bisa diminimalisir. Di mata Ismail, para pelaku beraksi bukan hanya karena ada niat, tapi juga karena ada kesempatan yang lapang.
“Mungkin tadinya cuma mau lewat, tapi dilihat kantornya sepi, motor banyak, enggak ada yang jaga, ya sudah disikat,” kata Ismail. (*)











