Dalam waktu terdekat ini, Indonesia akan mengimplementasikan standar EURO IV pada April 2022. Isuzu sudah memiliki bekal yang baik yang telah dipersiapkan matang-matang untuk menyongsong standar Euro 4, di antaranya :
1. DNA mesin Isuzu yang irit bahan bakar sehingga memungkinkan pelanggan menghemat biaya operasionalnya.
2. Pengalaman selama 10 tahun di mesin common rail sejak tahun 2011 bersamaan dengan diluncurkannya Isuzu Giga
3. Mekanik Isuzu di dealer telah siap dan paham bagaimana menghandle mesin common rail.
“Kami yakin bahwa Isuzu telah siap melayani customer dengan kendaraan Euro 4 di masa yang akan datang,” tutur Ernando.
Pencapaian Isuzu Tahun ini, merupakan tahun yang sangat luar biasa. Pahit dan manis telah rasakan di tahun 2021.
Kondisi Indonesia yang masih sulit diprediksi dengan banyaknya ketidakpastian, khususnya dari pandemic COVID-19, serta dampaknya bagi perkembangan makro ekonomi Indonesia merupakan tantangan yang masih dihadapi hingga saat ini.
Namun, pemulihan ekonomi mulai bergerak ke arah yang lebih baik, walaupun masih perlu berhati-hati karena indikasi ini dipengaruhi banyak faktor, mulai dari tingkat vaksinasi hingga regulasi dari pemerintah.
Di tengah tantangan-tantangan tersebut, Isuzu tetap berhasil tumbuh lebih baik dari tahun sebelumnya.
Hal ini ditandai dengan kenaikan market share retail Elf di tahun 2021 hingga mencapai 22.9%, dengan peningkatan volume sebesar 41.9%.
Market share Giga juga berhasil mencapai angka 13.6% hingga Oktober 2021 dengan peningkatan volume sebesar 57.5%. Sementara, untuk Traga mencapai angka 29.3% dengan peningkatan volume 83.3%.
Tidak kalah membanggakan, pencapaian dari segi manufaktur pun juga berhasil mengukir sejarah.
Utilisasi pabrik yang tadinya sekitar 20% dengan kapasitas pabrik 52,000 unit per tahun, telah mencapai angka 59.7% di tahun 2021.
“Untuk dapat terus menghasilkan kendaraan-kendaraan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan customer kita, maka sejak Agustus 2021, Isuzu Astra Motor Indonesia untuk pertama kalinya melakukan 2 shift operation,” tutup Ernando. (rera)











