Anggota DPRD Lampung Apresiasi Kebijakan Presiden Soal LPG 3 kg

Anggota DPRD Lampung, Andika Wibawa mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto soal penjualan tabung gas LPG 3 kg.

ReferensiRakyat.CO.ID – Anggota Komisi V DPRD Lampung, Andika Wibawa SR menyambut baik instruksi terbaru Presiden Prabowo Subianto soal tabung LPG 3kg.

Andika mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut, yang mengizinkan pengecer kembali menjual LPG 3 kg seperti biasa.

Diketahui keputusan ini diambil setelah kebijakan pembatasan yang berlaku sejak 1 Februari 2025, yang mana hal itu menyebabkan antrean panjang bagi masyarakat dalam mendapatkan gas bersubsidi.

BACA JUGA  Soal Video Menu Busuk, DPRD Lampung Minta Dapur MBG Diaudit

“Kami mendukung langkah pemerintah yang kembali mengatur distribusi LPG 3 kg agar lebih mudah diakses oleh masyarakat. Namun, pengawasan ketat tetap diperlukan agar harga di pengecer tidak terlalu jauh berbeda dari harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Andika pada 4 Februari 2025.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa perbaikan tata kelola distribusi LPG 3 kg tetap harus menjadi prioritas agar subsidi tepat sasaran.

BACA JUGA  Perda Provinsi Lampung Nomor 23 dan 24 Tahun 2017

Lebih lanjut, Andika juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan agen LPG untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Anggota DPRD Provinsi Lampung itu juga mengingatkan bahwa kejadian di Pamulang, Banten. Di mana seorang warga meninggal akibat desakan saat antre gas, harus menjadi pelajaran agar insiden serupa tidak terjadi di Lampung.

BACA JUGA  Budiman AS: Wacana Penggabungan Empat Desa ke Bandar Lampung Belum Dibahas

Dalam hal ini, Andika dengan tegas meminta agar distribusi LPG 3 kg dilakukan secara adil dan merata. Sehingga tidak terjadi kelangkaan akibat panic buying atau penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Jika regulasi ini dijalankan dengan baik, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan gas, dan harga di tingkat pengecer bisa tetap terkendali,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *