Dukung Program Prioritas Pemkot, DPRD Bandar Lampung Sahkan Perubahan APBD 2025

DPRD Kota Bandar Lampung sahkan perubahan APBD tahun 2025 guna mendukung program prioritas Pemerintah Kota Bandar Lampung.

ReferensiRakyat.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung mengesahkan Raperda tentang Perubahan APBD 2025.

Pengesahan yang dilakukan dalam rapat paripurna yang diselenggarakan pada Kamis, 28 Agustus 2025 tersebut merupakan hasil pembahasan intensif antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Proses pembahasan perubahan RAPBD tahun 2025 telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

BACA JUGA  Pemkot Bandar Lampung Selancarkan Mobil Puskesmas Keliling

Juru bicara Badan Anggaran DPRD Kota Bandar Lampung, Agusman Arief, mengatakan bahwa pihaknya merekomendasikan dalam rapat paripurna agar Raperda APBD perubahan tersebut dapat disetujui.

Pendapatan daerah dalam APBD Perubahan 2025 tercatat sebesar Rp3,315 triliun.

Total belanja daerah ditetapkan sebesar Rp3,248 triliun dan surplus anggaran yang dihasilkan sebesar Rp57,1 miliar.

BACA JUGA  DPRD Bandar Lampung Desak Tambahan Vaksin Rabies: Keselamatan Warga Tak Bisa Ditawar

Untuk sektor pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan mencapai Rp28,8 miliar.

Pengeluaran pembiayaan daerah tercatat sebesar Rp96 miliar serta pembiayaan neto daerah tercatat sebesar Rp67 miliar.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengapresiasi dukungan DPRD dalam pengesahan APBD perubahan.

Ia menyatakan anggaran yang disahkan akan digunakan untuk mendukung program prioritas pemerintah kota.

“Kami sangat berterima kasih kepada DPRD Kota Bandar Lampung karena telah mengesahkan Raperda perubahan APBD 2025,” ujar Eva.

BACA JUGA  Samsul H. Suhartono Gelar Reses Pertama Tahun 2025 di Candipuro, Tampung Aspirasi Warga

“Kami akan berusaha melaksanakan program dan kegiatan utama dengan mengutamakan prinsip efisiensi dan efektivitas,” imbuhnya.

Dengan pengesahan ini, diharapkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah menjadi lebih terstruktur serta diharapkan dapat mempercepat pembangunan yang berkualitas di Bandar Lampung.