Lampung Raih Penghargaan Provinsi Pembina KKP HAM 2024

Provinsi Lampung meraih penghargaan sebagai Provinsi Pembina KKP HAM 2024 pada puncak peringatan hari HAM sedunia ke-74.

ReferensiRakyat.CO.ID – Pj. Gubernur Lampung Samsudin mewakili Pemprov Lampung menerima penghargaan Provinsi Pembina Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia (KKP HAM) Tahun 2024 dari Menteri Hak Asasi Manusia RI Natalius Pigai.

Penghargaan ini diberikan dalam puncak peringatan Hari HAM Sedunia Ke-76 di Taman Mini Indonesia Indah pada Selasa malam, 10 Desember 2024.

Kemudian penghargaan diserahkan secara langsung oleh Menteri Hak Asasi Manusia RI Natalius Pigai kepada Pj. Gubernur Lampung Samsudin dan beberapa kepala daerah lainnya.

Adapun penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Lampung sebagai wujud keberhasilan dalam pembinaan KKP HAM pada 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

BACA JUGA  Gubernur Mirza Shalat Ied Bersama Ribuan Masyarakat Lampung, Ajak Perkuat Kepedulian dan Persatuan

Sehingga atas keberhasilan tersebut, pada peringatan ini seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung juga ditetapkan sebagai daerah peduli Hak Asasi Manusia (HAM).

Peringatan ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2023 tentang Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia dan Keputusan Menteri HAM Republik Indonesia Nomor MHA-04.UM.04.01 Tahun 2024 Tentang Penetapan Predikat Unit Kerja Pelayanan Publik berbasis HAM.

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen, untuk menegakkan nilai-nilai HAM karena 50 persen dari poin Astacita yang diusung menyangkut tentang hal-hak asasi.

BACA JUGA  Gubernur Arinal Dialog dengan Perbankan Bahas KUR

“Dari delapan poin (Astacita), khususnya yang menyangkut tentang HAM itu adalah empat poin. 50 persen dari poin Astacita adalah menyangkut tentang HAM,” ujar Menteri HAM RI Natalius Pigai.

“Itu artinya apa? Artinya HAM dianggap sangat penting bagi bangsa ini karena HAM adalah titik temu peradaban antara nilai-nilai fundamental bangsa, berpijak kepada Pancasila dan juga nilai-nilai yang dianut di dunia internasional,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pigai juga menyebutkan bahwa dalam strategi pembangunan nasional yang tertuang dalam RPJMN 2025-2045.

BACA JUGA  Pemprov Lampung Gelar Rapim Pelaksanaan Program Pembangunan Tahun 2024, Samsudin Ajak Kepala OPD Dukung Program Makan Siang dan Susu Gratis

Bahwasannya pembangunan diarahkan untuk mencapai supremasi hukum yang berkeadilan, bermartabat, dan berlandaskan hak asasi manusia, dengan tujuan Indonesia Emas 2045.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra yang turut hadir pada peringatan tersebut, berharap momentum peringatan Hari HAM Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Desember dapat menggugah kesadaran bersama terkait pentingnya nilai-nilai HAM.

“Semoga peringatan malam ini menggugah kesadaran kita bersama akan pentingnya persoalan-persoalan HAM yang menjadi agenda Pemerintah baru sekarang untuk kita majukan di masa depan,” ucap Menko Yusril. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *