ReferensiRakyat.CO.ID – Perseteruan yang menyeret nama Lolly anak Nikita Mirzani dan kekasihnya Vadel Badjideh makin memanas.
Bahkan salah satu public figure tanah air, Bunda Corla pun ikut menanggapi kasus tersebut.
Bunda Corla turut berkomentar soal Vadel Badjideh yang diduga menghamili Laura Meizani Mawardi alias Lolly.
Sahabat almarhum Olga Syahputra itu bahkan memberikan pesan menohok pada Vadel.
“Kau ngamilin orang berhubungan pacaran, nggak nikah kau, iya? Mau kau jadikan anak itu gak punya bapak? Nggak tau bapaknya siapa?”kata Bunda Corla dalam siaran langsung di media sosialnya.
“Kok jahat kali kau jadi manusia, laki-laki apa kau? Bertanggung jawab dong, jangan jadi pengecut”imbuh Bunda Corla.
“Jangan jadi pengecut kau, ngerti kau? Bod*h,”pungkasnya
Dalam kasus yang mengaitkan keluarga selebriti Nikita Mirzani, pacar putri sulungnya itu dikethaui sempat menantang sang artis.
Vadel Badjideh sempat menantang Nikmir hingga tebar senyum kala melakukan jumpa pers untuk membahas kasusnya dengan Lolly.
Pemuda yang kini telah dilaporkan oleh Nikita Mirzani ke Polres Metro Jakarta Selatan itu tampak santai bahkan sebelum jump apers dimulai.
Pada momen itu, Vadel ditemani kuasa hukumnya yakni Razman Arif yang ditunjuk untuk mewakilinya mengurus kasus ini.
Vadel Badjideh menepis kabar bahwa dia pernah melakukan hubungan badan dengan Lolly seperti yang dituduhkan oleh Nikita Mirzani.
Dia juga mengaku akan memberikan bukti berupa hasil rekam medis Lolly yang menyatakan bahwa putri sulung Nikmir itu tidak pernah hamil.
Namun nasi sudah menjadi bubur, Vadel tetap harus memenuhi panggilan polisi untuk investigasi lebih lanjut.
Di sisi lain, Lolly diketahui telah dijemput paksa oleh pihak dari Nikita Mirzani dan ditemani pengacaranya, Fahmi Bachmid dan dr. Oky Pratama serta sejumlah aparat berwenang.
Lolly dijemput paksa di sebuah apartemen yang berada di Kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.
Dalam video yang beredar luas di jagat maya, Lolly tampak mengamuk hingga berteriak histeris.
Saat ini, Lolly dikabarkan bakal segera menjalani visum dan mendapat perawatan fisik maupun mental di rumah aman. (*)











