Lamsel  

Bupati Egi Terima Audensi Pengurus DPD JPKP Lampung Selatan

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menerima audiensi dari pengurus DPD JPKP Lampung Selatan.

ReferensiRakyat.CO.ID – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menerima audiensi organisasi kemasyarakatan DPD JPKP Lampung Selatan.

Kunjungan kerja DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Lampung Selatan di rumah dinas bupati setempat pada Kamis, 24 April 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Egi mewakili Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) mengapresiasi keberadaan JPKP sebagai penggerak program-program pemerintah, sehingga sampai kepada masyarakat dan tepat sasaran.

BACA JUGA  402 Jemaah Calon Haji Lampung Selatan Ikuti Bimbingan Manasik Haji

Pada kesempatan itu, Egi berharap bahwa hal tersebut dapat menjadi pemicu semangat dan rasa tanggung jawab seluruh stakeholder terkait, dalam menjalankan tugas dan kewajibannya masing-masing.

“Hadirnya JPKP ini adalah untuk mendampingi program-program dari pemerintah pusat serta kabupaten, khususnya bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu,” kata Egi.

Terkait program kerja JPKP, Bupati Egi juga mengingatkan dinas instansi terkait, agar terus melakukan pendataan, terutama masyarakat miskin yang belum memiliki BPJS.

BACA JUGA  Bupati Nanang Resmikan 8 Rumah di Kecamatan Way Sulan

Sebelumnya, dalam audiensi itu, Ketua DPD JPKP Kabupaten Lampung Selatan, Ilhamudin, menjelaskan tugas dan fungsi JPKP dalam melakukan pendampingan terhadap program sosial.

“Tujuan dari pendampingan ini guna memastikan pembangunan agar tepat sasaran dan meningkatkan kembali kinerja dari dinas ataupun instansi terkait,” kata Ilhamudin.

Dalam audiensi itu, Ilhamudin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan yang bersedia menjadi Pembina JPKP DPD Lampung Selatan.

BACA JUGA  Pembukaan Natar Fair 2023 Berlangsung Meriah, Bakal Hadirkan Hijau Daun Band

Dirinya berharap pemerintah daerah setempat bisa membantu kendaraan ambulans untuk menunjang program kerja JPKP dalam kegiatan sosial masyarakat.

“Kami membutuhkan alat transportasi ambulans, karena kegiatan sosial kami ini membantu membuatkan BPJS, merujuk, hingga mengantar masyarakat ke rumah sakit,” katanya. (*)