Gubernur Arinal Lepas Kontingen KTNA Lampung Ikuti Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023 di Sumatera Barat

ReferensiRakyat.co.id—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melepas Kontingen Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Lampung untuk mengikuti kegiatan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVI Tahun 2023 di Padang, Sumatera Barat 10-15 Juni 2023 mendatang.

Pelepasan berlangsung di Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (8/6/2023).

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap Kegiatan Penas Petani Nelayan ini dapat membangkitkan semangat dan motivasi para petani nelayan dalam membangun sektor pertanian di Lampung.

BACA JUGA  Kopi Lampung Begawi 2022 di Sarinah Jakarta Berlangsung Meriah

Gubernur Arinal berharap melalui Penas Petani Nelayan dapat terjadi pertukaran informasi dan pengalaman serta membangkitkan semangat dan kemandirian petani.
“Diharapkan Kontingen Lampung dapat berperan aktif dan berkontribusi sebagai peserta diberbagai kegiatan yang diselenggarakan,”
“Seluruh peserta juga diharapkan mampu memanfaatkan momentum Penas untuk menggali informasi maupun inovasi,” jelas Gubernur Arinal.

Sementara itu, Wakil Ketua KTNA Lampung Erlan Murdiantono, menyampaikan jumlah kontingen yang berangkat yakni sebanyak 567 orang terdiri peserta utama, peninjau dan pendamping.

BACA JUGA  Gubernur Arinal Ajak Mahasiswa KKN Unila dan KKN Siger Berjaya Berkarya dan Berperan Nyata Untuk Masyarakat Lampung

Erlan menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang telah memberikan dukungan penuh kepada KTNA Lampung dalam mengikuti Penas Petani Nelayan 2023 di Padang, Sumatera Barat.

Kegiatan Penas Petani Nelayan ini merupakan pertemuan kontak tani nelayan yang digagas oleh para tokoh tani nelayan sejak tahun 1971. Melalui Penas tersebut petani dan nelayan berkesempatan untuk saling mengisi dalam upaya memperkuat kepemimpinan agribisnis di tingkat petani nelayan.

BACA JUGA  DPRD Lamsel Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyampaian KUA-PPAS APBD 2025

Penas Petani Nelayan XVI, merupakan wahana bagi para petani nelayan dan petani hutan seluruh indonesia untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan.(dem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *