JAKARTA – Dunia kecantikan bukan hanya tentang penampilan. Di balik rambut yang tertata dan pelayanan profesional, terdapat proses panjang yang membutuhkan keterampilan, ketekunan, kreativitas, sekaligus kemauan untuk terus belajar.
Prinsip itulah yang mengantarkan Kadek Sari, profesional hairdresser asal Bali, terus menapaki perjalanan di industri kecantikan.
Dedikasi Kadek Sari di bidang hairdressing mendapat apresiasi melalui sejumlah ajang dan penghargaan profesional.
Ia mendapat kesempatan mewakili Bali dalam ajang Cosmobeauté Indonesia, sekaligus memperoleh apresiasi melalui IBX Awards dan HCI Awards dalam kategori Professional Hairdresser.
Penghargaan tersebut menjadi penanda perjalanan Kadek Sari dalam membangun profesionalisme di industri kecantikan. Bukan semata-mata soal trofi atau penghargaan, tetapi juga pengakuan terhadap proses, karya, dedikasi, dan konsistensinya dalam mengembangkan kemampuan sebagai hairdresser.
Bagi Kadek Sari, industri hairdressing terus berkembang. Tren gaya rambut berubah, teknologi semakin maju, sementara kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kecantikan juga semakin beragam.
Karena itu, seorang hairdresser dituntut tidak berhenti belajar.
Kemampuan teknis harus berjalan beriringan dengan kreativitas, ketelitian, komunikasi, serta pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan.
Perjalanan profesional tersebut kemudian mendorong Kadek Sari tidak hanya berkarya sebagai hairdresser, tetapi juga membangun ruang usaha sekaligus pendidikan melalui Drupadi Beauty Salon dan Drupadi Hair Professional Academy.
Keduanya menjadi bagian dari visi Kadek Sari untuk mengembangkan industri kecantikan sekaligus membuka ruang bagi orang lain untuk belajar dan tumbuh.
Drupadi Beauty Salon dikembangkan sebagai tempat memberikan pelayanan kecantikan secara profesional. Namun, bagi Kadek Sari, keberadaan Drupadi tidak berhenti pada pelayanan kepada pelanggan.
Di sisi lain, Drupadi Hair Professional Academy diproyeksikan menjadi ruang pembelajaran bagi para hairdresser yang ingin meningkatkan kemampuan dan profesionalisme.
Melalui akademi tersebut, peserta dapat mengembangkan keterampilan, pengetahuan, kreativitas, sekaligus memahami standar profesional yang dibutuhkan dalam industri kecantikan.
Langkah itu menjadi bagian penting dari perjalanan Kadek Sari. Ia ingin pengalaman yang diperoleh selama berkecimpung di dunia hairdressing tidak berhenti pada dirinya sendiri.
Pengetahuan dan pengalaman tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.
Semangat itu pula yang membuat penghargaan yang diterimanya memiliki makna lebih luas. Prestasi personal menjadi modal untuk membangun ekosistem yang memungkinkan lebih banyak orang berkembang di bidang hairdressing.
Memasuki 2027, Kadek Sari telah menyiapkan sejumlah target untuk mengembangkan Drupadi.
Salah satu impian besarnya adalah membuka cabang baru apabila mendapatkan rezeki dan kesempatan. Ekspansi tersebut diharapkan membuat Drupadi mampu menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus memperluas kontribusinya terhadap industri kecantikan.
“Harapan saya di tahun 2027, Drupadi Beauty Salon bisa semakin maju dan berkembang. Kalau diberikan rezeki dan kesempatan, saya ingin membuka cabang baru,” ujar Kadek Sari.
Namun, ekspansi bisnis bukan satu-satunya target yang ingin dicapai. Kadek juga ingin memperbesar Drupadi Hair Professional Academy. Akademi tersebut diharapkan berkembang menjadi wadah yang semakin kuat bagi para hairdresser untuk belajar, meningkatkan keterampilan, mengasah kreativitas, dan membangun karier secara profesional.
“Drupadi Hair Professional Academy juga ingin saya besarkan lagi, supaya bisa menjadi tempat bagi lebih banyak orang untuk belajar, berkembang, dan menjadi hairdresser yang profesional,” katanya.
Bagi Kadek Sari, membangun bisnis kecantikan bukan hanya tentang memperbesar usaha. Ada tanggung jawab untuk menciptakan kesempatan dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Karena itu, rencana 2027 menjadi bagian dari perjalanan panjang yang ingin dibangunnya secara bertahap.
Perjalanan Kadek Sari menunjukkan bagaimana profesi hairdresser dapat berkembang menjadi ruang kreativitas sekaligus pemberdayaan.
Dunia hairdressing yang selama ini kerap dipandang sebatas profesi pelayanan kecantikan, justru memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi industri yang memberikan ruang bagi pendidikan, kewirausahaan, dan penciptaan lapangan kerja.
Pengalaman Kadek Sari menjadi contoh bahwa profesionalisme lahir dari proses panjang. Pengalaman, kemauan belajar, konsistensi, dan keberanian untuk mengembangkan diri menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan tersebut.
Dari Bali, Kadek Sari ingin membawa Drupadi melangkah lebih jauh. Bukan hanya menjadi tempat untuk mempercantik penampilan, tetapi juga menjadi ruang tempat keterampilan tumbuh, kreativitas berkembang, dan profesi hairdresser semakin dihargai. (*)





