Presiden Prabowo Subianto Buka Munas Hipmi XVIII di Bandar Lampung

Presiden Prabowo Subianto mengajak pengusaha muda berpegang pada amanat pendiri bangsa untuk mengelola ekonomi nasional yang berpihak pada rakyat saat membuka Munas Hipmi XVIII di Bandar Lampung.

ReferensiRakyat.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas Hipmi) XVIII, yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung pada Rabu, 10 Juni 2026.

Kehadiran Presiden RI ke-7 itu menjadi momentum penting bagi pengusaha muda untuk memperkuat kolaborasi, memperluas jaringan bisnis, serta mendukung agenda pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri ESDM sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Hipmi Bahlil Lahadalia dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Kemudian, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

BACA JUGA  Sekdaprov Fahrizal Lantik dan Mengambil Sumpah Jabatan 46 Pejabat Administrator Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung

Kegiatan tersebut juga dihadiri ribuan peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota Hipmi dari seluruh Indonesia, menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga legislatif, serta sejumlah kepala daerah.

Munas XVIII Hipmi mengusung tema “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional” dan berlangsung pada 10-11 Juni 2026 di Bandar Lampung.

BACA JUGA  Gubernur Arinal Luncurkan Pasar Murah dan Memberi Bantuan Sosial bagi Masyarakat Kotabumi Tahun 2024

Presiden Prabowo menilai Hipmi memiliki peran strategis sebagai wadah pengusaha muda sekaligus tempat lahirnya para pemimpin bangsa. Menurutnya, banyak tokoh nasional yang berasal dari organisasi tersebut dan kemudian menduduki jabatan penting di pemerintahan maupun dunia usaha.

“Demikian besar peran daripada Hipmi. Wadah ini melahirkan pemimpin-pemimpin masyarakat dan pemimpin ekonomi,” jelasnya.

Presiden Prabowo juga mengajak para pengusaha muda untuk menatap kondisi bangsa secara jujur dan kembali berpegang pada amanat para pendiri bangsa, khususnya terkait pengelolaan ekonomi nasional yang berpihak kepada rakyat.

BACA JUGA  Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi Bencana Megathrust

Ia menegaskan Indonesia memiliki kekayaan alam yang besar dan harus dikelola secara cerdas demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Segala kekayaan kita tantangannya adalah harus dikelola oleh kita dengan sebaik-baiknya, dengan secerdas-cerdasnya,” tegasnya.