Peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2026, Rahmat Visa Ridi Arifin Hadiri Pentas Seni dan Budaya Kodam XXI/Radin Inten

Acara pentas seni dan budaya Kodam XXI/Radin Inten dalam rangka peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat tahun 2026 turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Lampung, M. Rahmat Visa Ridi Arifin.

ReferensiRakyat.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Lampung M. Rahmat Visa Ridi Arifin menghadiri kegiatan Pentas Seni dan Budaya Kodam XXI/Radin Inten.

Acara ini digelar dalam rangka Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Saburai, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung pada Sabtu malam, 10 Januari 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan yang hangat antara TNI dan masyarakat melalui ekspresi seni dan budaya Nusantara.

BACA JUGA  Pansus Berikan 16 Rekomendasi LHP BPK ke Gubernur Lampung

Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda Provinsi Lampung, jajaran TNI, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum yang memadati area Lapangan Saburai.

Dalam keterangannya, M. Rahmat Visa Ridi Arifin menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Kodam XXI/Radin Inten yang menghadirkan kegiatan budaya sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

BACA JUGA  Gubernur Lampung Beri Tali Asih ke Atlet Olahraga

 

Rangkaian acara berlangsung meriah dengan menampilkan beragam pertunjukan seni daerah, mulai dari tari-tarian Nusantara, campur sari, orkes melayu jadul, hingga puncak acara berupa pagelaran wayang kulit dengan lakon “Bimo Krido” yang sarat makna perjuangan, pengabdian, dan nilai kepahlawanan.

Menurut Rahmat, tema besar kegiatan ini sejalan dengan semangat Hari Juang TNI AD, yakni memperkuat nilai perjuangan, nasionalisme, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA  Muli Mekhanai Lampung Diharpakan Peduli dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Lampung

DPRD Provinsi Lampung, lanjut Rahmat, mendukung penuh kegiatan-kegiatan kolaboratif seperti ini karena mampu menghadirkan hiburan, kepedulian sosial, serta semangat kemanusiaan dalam satu panggung yang merangkul seluruh elemen masyarakat.

Pentas seni budaya ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan dalam membangun keharmonisan antara TNI dan masyarakat Lampung, sekaligus memperkuat identitas budaya serta nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.