Lamsel  

Bupati Lampung Selatan Buka Temu Teknis Sistem Pelaporan Penyuluh Pertanian

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan mengadakan acara Temu Teknis Sistem Pelaporan Penyuluh Pertanian tahun 2025.

ReferensiRakyat.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPH-Bun) mengadakan acara Temu Teknis Sistem Pelaporan Penyuluh Pertanian tahun 2025.

Acara Temu Teknis yang dibuka langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, diikuti para Koordinator Penyuluh dan Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan yang digelar di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat pada Kamis, 24 April 2025 tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh penyuluh pertanian yang telah bekerja keras menjadi ujung tombak dalam pembangunan sektor pertanian.

BACA JUGA  Lampung Selatan Jadi Pusat Launching Bedah Rumah se-Sumatra, 1.491 Rumah Warga Siap Dibangun

“Melalui kerja keras dan dedikasi para penyuluh, para petani mendapatkan pengetahuan, pendampingan, serta akses terhadap berbagai program pemerintah,” kata Bupati Egi.

Lebih lanjut, Bupati Egi menyampaikan bahwa sektor pertanian memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi daerah, yang ditunjukkan melalui berbagai pencapaian komoditas unggulan.

Salah satunya adalah komoditas padi dengan produksi sebesar 335.112 ton gabah kering giling (GKG) dan produktivitasnya mencapai 5,82 ton/hektar, sehingga menempatkan Kabupaten Lampung Selatan pada peringkat ke-4 di Provinsi Lampung.

BACA JUGA  Solusi Atasi Persoalan Sampah, Gubernur Lampung Ajak Pengelolaan Sampah Terpadu Modern

“Agar semangat, tahun 2026 kita targetkan komoditas padi kita bisa meningkatkan dan menjadi peringkat ke-2 Se- Provinsi Lampung dalam produksi Padi,” ujar Bupati Egi.

Oleh karena itu, Bupati Egi mengingatkan, sistem pelaporan yang akurat dan berbasis teknologi akan menjadi landasan yang kuat untuk pembinaan petani yang efektif, terukur dan akuntabel.

BACA JUGA  Pemkab Lampung Selatan Raih Dua Penghargaan Bidang Keuangan

“Pelaporan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi alat evaluasi serta bahan pengambilan kebijakan yang strategis,” imbuh Bupati Egi.

Untuk itu, Egi berharap, seluruh penyuluh agar senantiasa meningkatkan kemampuan diri, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun penguasaan teknologi.

“Semoga kegiatan ini menjadi titik awal bagi sistem pelaporan yang lebih baik dan akurat. Demi kemajuan pertanian di Kabupaten Lampung Selatan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” kata Bupati Egi. (*)