Lamsel  

Dikritik Soal Jalan Rusak, Begini Respon Bupati Egi

Respon Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama usai dikritik soal jalan rusak oleh warna.

ReferensiRakyat.CO.ID – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menanggapi aksi protes warga terkait jalan rusak.

Diketahui warga melakukan aksi dengan menabur ikan lele di jalan rusak yang tergenang air di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.

Aksi tersebut dilakukan warga pada Kamis, 10 April 2025 sebagai bentuk kritik terhadap kondisi jalan rusak dan belum pernah diperbaiki pemerintah selama lebih dari 10 tahun.

Alih-alih marah dan kesal, Bupati Egi justru menanggapi positif kritik atau saran tersebut. Bahkan, dirinya mengapresiasi cara kreatif warga dalam menyampaikan kritik.

BACA JUGA  Bupati Egi Tegaskan Komitmen Pemkab Lamsel Menjalankan Pembangunan Merata di 17 Kecamatan

“Saya apresiasi kreativitas masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Terima kasih sudah beraspirasi dengan cara yang unik dan kreatif,” kata Bupati Egi menanggapi kritik warga.

Lebih lanjut, Bupati Egi lantas memaparkan bahwa sejak satu bulan lalu pasca dilantik, aspirasi jalan yang menghubungkan 6 desa.

Di antaranya adalah Desa Bumi Daya, Tanjung Jaya, Bumi Asri, Bumi Asih, Bumi Restu, dan Pulau Jaya tersebut sudah menjadi atensi dirinya sejak awal.

BACA JUGA  Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto Terima Kunjungan Direktur Utama Bank Lampung

Bupati Egi memastikan, jika persoalan infrastruktur menjadi prioritas pemerintahannya. Hanya saja menurutnya, untuk merealisasikan infrastruktur butuh proses pelaksanaan.

Terlebih kata Egi, APBD 2025 sudah dirancang dan ditetapkan oleh pemerintahan sebelumnya.

“Saya paham betul masyarakat sudah terlalu lama tidak diperhatikan perbaikan infrastrukturnya. Tapi yang masyarakat juga perlu pahami, dalam melaksanakan pekerjaan infrastruktur itu ada prosesnya. Bismillah kita perbaiki sama-sama,” ujar Bupati Egi.

Diketahui, puluhan warga Kecamatan Palas melakukan aksi protes terhadap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah selama lebih dari 10 tahun tanpa perbaikan berarti.

BACA JUGA  DPRD Lamsel, Fraksi Demokrat: Tatib Untuk Mendorong Produktifitas dan Kinerja Dalam Melayani Masyarakat

Warga diketahui melakukan aksi unik dengan menaburkan 40 kilogram ikan lele ke genangan air yang menutupi jalan rusak.

Ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama yang dinilai belum merealisasikan janji kampanyenya terkait perbaikan infrastruktur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *