Pj. Gubernur Samsudin Terima Kunjungan Kerja Komite Nasional Disabilitas RI, Ini Pembahasannya

Komite Nasional Disabilitas RI kunjungan kerja ke kantor Gubernur Lampung untuk membahas produk hukum daerah terkait perlindungan hak penyandang disabilitas di Provinsi Lampung.

ReferensiRakyat.CO.ID – Pj. Gubernur Lampung Samsudin Menerima Kunjungan Kerja jajaran Komite Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia (RI).

Kunjungan kerja KND RI digelar di Ruang Kerja Gubernur Lampung pada Rabu, 30 Oktober 2024.

Dalam kesempatan ini turut hadir Rachmita Maun Harahap dan Jonna Aman Damanik selaku Komisioner KND RI, beserta jajaran Staf Khusus, dan Tenaga Ahli Komite Nasional Disabilitas RI.

BACA JUGA  Gubernur Arinal Djunaidi Ajak Mahasiswa Pertanian Unila Ikut Berperan Aktif Bangun Lampung di Sektor Pertanian

Pj. Gubernur Samsudin menyambut baik kehadiran jajaran Komite Nasional Disabilitas RI di Provinsi Lampung.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran KND RI di Provinsi Lampung, semoga dengan kunjungan ini dapat memberikan masukan, saran terkait pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Provinsi Lampung”ungkap Pj. Gubernur Samsudin.

Rachmita menuturkan bahwa kunjungan ini merupakan salah satu upaya KND RI untuk mendorong produk hukum daerah terkait perlindungan, serta pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam hal ini di lingkup Pemerintah Provinsi Lampung.

BACA JUGA  Gubernur Arinal Buka Rakor FKUB se-Provinsi Lampung Tahun 2023, Perkuat Komitmen Mewujudkan Pemilu 2024 Menuju Indonesia Kuat

Dia menilai masih belum maksimalnya pemenuhan hak-hak kepada penyandang disabilitas di Provinsi Lampung, khususnya pada penyediaan fasilitas umum, serta peraturan daerah yang memihak penyandang disabilitas.

BACA JUGA  Ketua Dekranasda Lampung Targetkan Wastra Tapis Hingga UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional-Global

Sebagaimana dijadwalkan Komite Nasional Disabilitas RI akan berkunjung ke 15 Kabupaten/Kota. Di mana ini diharapkan dapat memberikan saran kebijakan yang memihak kepada penyandang disabilitas di Provinsi Lampung.

Kunjungan kerja tersebut membahas isu terkait kebijakan inklusif dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program ramah disabilitas di Provinsi Lampung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *